Trump Belum Punya Bukti soal Penyadapan

Nur Azizah    •    Rabu, 08 Mar 2017 07:11 WIB
donald trump
Trump Belum Punya Bukti soal Penyadapan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto: Dok/Reuters

Metrotvnews.com, Amerika: Presiden Amerika Serikat Donald Trump belum bertanya secara langsung kepada FBI soal penyadapan yang menimpanya. Sebelumnya, Trump menyatakan bahwa dirinya telah disadap oleh Barack Obama ketika kampanye Pilpres Amerika beberapa waktu lalu.

Namun hingga kini, Trump belum bisa memberikan bukti penyadapan yang dilakukan Obama pada dirinya. Direktur FBI James Comey membantah, pihaknya telah menyadap Presiden dari Partai Republik itu.

Comey dilaporkan pernah meminta Departemen Kehakiman untuk membantah tuduhan yang menyebutkan Obama memerintahkan penyadapan selama kampanye pemilihan presiden tahun lalu.

Comey meminta klarifikasi dilakukan karena tuduhan terhadap FBI melakukan pelanggaran hukum. Departemen Kehakiman mengeluarkan pernyataan untuk merespons permintaan Comey.

Media AS mengutip pernyataan resmi yang menyebutkan bahwa Comey yakin tidak ada bukti yang mendukung tuduhan Trump itu.

Sebelumnya, Mantan Direktur Intelijen Nasional Amerika Serikat, James Clapper, membantah penyadapan atas Presiden Donald Trump maupun tim kampanyenya.

Clapper yang memimpin intelijen pada masa pemilihan presiden tahun lalu mengatakan kepada stasiun TV NBC bahwa sepanjang pengetahuannya tidak ada perintah pengadilan untuk mengawasi Trump Tower di New York.

"Tidak ada kegiatan penyadapan yang dilakukan atas presiden terpilih saat itu, sebagai calon, atau atas kampanyenya," ujar Clapper, yang meninggalkan jabatannya ketika Trump disumpah sebagai Presiden AS pada 20 Januari 2017.

Sementera itu, Juru Bicara Gedung Putih Sean Spicer mengaku memiliki cara cerdas mengungkap kasus ini. Dia akan mengadakan kongres untuk memperpanjang penyelidikan.


(MBM)

Pelaku Serangan London Tak di Bawah Kendali ISIS

Pelaku Serangan London Tak di Bawah Kendali ISIS

9 hours Ago

Tidak ada bukti bahwa pelaku serangan, Khalid Masood tergabung dalam kelompok radikal mana pun…

BERITA LAINNYA