AS Konfirmasi ISIS Gunakan Roket Kimia di Irak

Willy Haryono    •    Jumat, 23 Sep 2016 15:57 WIB
isis
AS Konfirmasi ISIS Gunakan Roket Kimia di Irak
Mosul berada di bawah kendali ISIS sejak 2014. (Foto: Reuters)

Metrotvnews.com, Baghdad: Sebuah roket yang diluncurkan kelompok militan Islamic State (ISIS) terhadap pasukan Amerika Serikat (AS) di Irak mengandung zat kimia berbahaya. 

Demikian disampaikan militer AS terkait serangan ISIS ke pangkalan udara Qayyarah, yang berlokasi dekat markas utama ISIS di Irak: Mosul. 

Seperti dikutip BBC, Kamis (22/9/2016), Jenderal Angkatan Darat AS Joseph Dunford mengatakan kemampuan ISIS dalam melancarkan serangan kimia masih lemah. Dalam serangan di Qayyarah, tidak ada satu pun korban tewas dan luka. 

Namun menurutnya, serangan itu menandakan "perkembangan situasi yang cukup mengkhawatirkan."

ISIS telah lama dicurigai tengah mengembangkan dan menggunakan senjata kimia di Irak dan Suriah. Di hadapan Senat AS, Jenderal Dunford mengatakan roket yang diluncurkan ISIS ke Qayyarah mengandung "zat sulfur-mustar" yang dapat membuat kulit melepuh. 

Dalam jumlah besar, zat tersebut dalam merusak atau membunuh sel-sel kulit secara total. 

Mosul, kota kedua terbesar di Irak, berada di bawah kendali ISIS dalam dua tahun terakhir. Pasukan Irak yang didukung koalisi AS berencana merebutnya kembali dalam beberapa pekan ke depan. 

Juli lalu, serangan udara AS menewaskan dua pemimpin senior ISIS di Mosul.


(WIL)