Penghuni Apartemen Terbakar di Hawaii Tidak Dengar Alarm Peringatan

Willy Haryono    •    Senin, 17 Jul 2017 19:31 WIB
kebakaran
Penghuni Apartemen Terbakar di Hawaii Tidak Dengar Alarm Peringatan
Ilustrasi kebakaran. (Foto: Metrotvnews.com)

Metrotvnews.com, Hawaii: Api mengamuk di sebuah apartemen di Honolulu, Hawaii, dan menewaskan tiga orang serta melukai belasan lainnya. 

Seperti dikutip ABC News, sebagian penghuni mengaku sulit atau tidak mendengar sama sekali adanya alarm peringatan saat kebakaran terjadi.

Sebagian dari mereka juga mengaku tidak melihat tanda peringatan berupa cahaya berkedip-kedip atau suara pemberitahuan.

Britt Reller sedang mandi ketika api mulai menyala. Dirinya tidak menyadari apartemennya terbakar. Dia mencoba menyelamatkan ibunya yang berusia 85 tahun, tetapi dia tidak dapat meraihnya. 

Adik laki-lakinya sedang menelepon Reller saat kejadian. Namun dirinya tidak lagi mendengar kabar tentangnya sampai polisi mengabarkan bahwa Reller dan ibunya Melba Jeannine Dilley meninggal dunia. 

Pihak pemadam kebakaran masih belum merilis informasi apapun mengenai kemungkinan penyebab kebakaran. 

"Alarm di apartemen itu berbunyi tidak seperti alarm pada umumnya," kata seorang teknisi Angkatan Udara Cory La Roe. 

“Saya mendengar suara dering yang cukup keras, yang menyebabkan saya keluar. Awalnya berpikir suara tersebut berasal dari keributan jalanan. Namun ketika saya melihat orang-orang berhamburan keluar, barulah saya menyadari bahwa itu alarm kebakaran,"  lanjut dia.

Gordon Kihune, yang telah menetap di sana selama 12 tahun, mengatakan selama ini belum melihat adanya alat pemadam kebakaran atau semacam selang di gedung tersebut .

Douglas Hesley, Presiden dari Associa Hawaii, menyatakan bahwa akan ada pertemuan darurat terkait upaya pemulihan korban kebakaran.

Sekitar 100 unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Seorang saksi mengatakan, awalnya api terlihat di lantai 26. Beberapa jam kemudian, api menyebar ke lantai 28. (Ratu Tiara Sari)



(WIL)