Hampir 400 Orang di AS Sakit usai Konsumsi Salad McDonald's

Arpan Rahman    •    Minggu, 05 Aug 2018 17:07 WIB
keracunan
Hampir 400 Orang di AS Sakit usai Konsumsi Salad McDonald's
Logo waralaba Mcdonalds. (Foto: Wikimedia)

South Dakota: Laporan terbaru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengonfirmasi adanya 395 kasus infeksi Cyclospora terhadap ratusan orang yang diduga telah mengonsumsi salad dari restoran waralaba cepat saji McDonald's.

Kamis 2 Agustus, Dinas Makanan dan Obat-obatan Amerika Serikat (FDA) dan CDC mengatakan sejumlah kasus diduga keracunan dilaporkan terjadi di South Dakota, Nebraska, Minnesota, Iowa, Missouri, Wisconsin, Illinois, Michigan, Indiana, Kentucky, Tennessee, Ohio, Florida, Virginia, dan Connecticut.

Dilansir dari kantor berita UPI, Minggu 5 Agustus 2018, dari semua kasus, 202 di antaranya muncul di Illinois. Sejauh ini, 16 orang telah dirawat di rumah sakit akibat dugaan keracunan. Tidak ada korban tewas.

Infeksi parasit Cyclospora cayetanensis dapat menyebabkan cyclosporiasis, penyakit dengan gejala meliputi diare, kram perut, kembung, mual, kelelahan, dan flu. 

Jika tidak diobati, individu yang terinfeksi mungkin memerlukan perawatan lebih dari sebulan untuk pulih.

FDA mengingatkan bahwa orang yang makan salad di restoran McDonald's setelah 20 Mei di Iowa, Illinois, Indiana, Kentucky, Michigan, Minnesota, Missouri, Nebraska, Ohio, Dakota Selatan, dan Wisconsin, mungkin berisiko terkena paparan Cyclospora.



(WIL)