Trump Apresiasi Tiongkok dan Rusia yang Dukung Sanksi Korut

Willy Haryono    •    Minggu, 06 Aug 2017 14:58 WIB
korea utaranuklir korea utara
Trump Apresiasi Tiongkok dan Rusia yang Dukung Sanksi Korut
Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengapresiasi Tiongkok dan Rusia atas dukungan mereka terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB yang berisi serangkaian sanksi baru untuk Korea Utara. 

Menurut keterangan Gedung Putih usai DK PBB mengadopsi resolusi lewat suara bulat, "Presiden Trump mengapresiasi kerja sama Tiongkok dan Rusia dalam meloloskan resolusi ini. 

"Dia akan terus bekerja dengan para sekutu dan mitra untuk meningkatkan tekanan diplomatik dan ekonomi terhadap Korut demi menghentikan perilakunya yang mengancam stabilitas," lanjutnya, seperti dikutip AFP, Sabtu 5 Agustus 2017.

Salah satu sanksi dalam resolusi itu adalah larangan ekspor yang bertujuan mengurangi pendapatan tahunan Korut hingga USD1 miliar atau setara Rp13,3 triliun.

Resolusi DK PBB ini akan melarang semua ekspor batu bara, besi dan biji besi, timbal dan bijih timbal, serta beragam jenis ikan. Pelarangan ini akan mengurangi pendapatan Korut dari bidang ekspor yang nilainya sekitar USD3 miliar per tahun. 

Selain pelarangan ekspor, resolusi DK PBB juga mencegah Korut meningkatkan jumlah pekerja yang biasa dikirim ke luar negeri untuk menambah pendapatan negara.

Sanksi juga melarang semua usaha patungan dan investasi baru di perusahaan-perusahaan gabungan Korut serta menambah sembilan pejabat Korut serta empat entitas ke daftar hitam. 

 


(WIL)