Trump Mengaku Ingin Bertemu Paus Fransiskus

Willy Haryono    •    Jumat, 21 Apr 2017 08:16 WIB
paus fransiskuspemerintahan as
Trump Mengaku Ingin Bertemu Paus Fransiskus
Paus Fransiskus melambaikan tangan saat hendak bertolak meninggalkan Philadelphia, AS, Minggu (27/9/2015). (Foto: AFP / NICHOLAS KAMM)

Metrotvnews.com, Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku ingin bertemu Paus Fransiskus saat dirinya berkunjung ke Italia bulan depan. 

Trump akan berada di Italia pada akhir Mei untuk pertemuan grup G7. Pertemuan Trump dengan Fransiskus akan menyatukan dua tokoh yang pandangannya sangat berseberangan dalam isu-isu global. 

"Saya sangat berharap dapat segera bertemu Paus (Fransiskus)," ucap Trump dalam konferensi pers gabungan bersama Perdana Menteri Italia Paolo Gentiloni di Gedung Putih, Washington, seperti dilansir Guardian, Kamis 20 April 2017. 

Beberapa menit setelah itu, juru bicara Gedung Putih Sean Spicer mengatakan pertemuan Trump dengan Fransiskus belum dapat dikonfirmasi. 

Kedua tokoh beradu argumen tahun lalu setelah Trump, yang ketika itu masih menjadi kandidat dari Partai Republik, bertekad membangun tembok pemisah AS dan Meksiko. 


Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP)

"Seseorang yang hanya berpikir untuk membangun tembok, di mana pun itu ketimbang membangun jembatan, bukan seorang pemeluk agama Kristen," ujar Fransiskus. 

Merespons ucapan Fransiskus, Trump mengaku "bangga menjadi seorang kristen." Ia menyebut pernyataan pemimpin Gereja Katolik itu "memalukan." 

Jika Vatiikan diserang kelompok militan Islamic State (ISIS), tambah dia, maka Fransiskus akan berdoa semoga Trump adalah presiden yang dapat mencegahnya. 

Fransiskus menyerukan perhatian lebih terhadap imigran dan pengungsi di seluruh dunia. Pernyataan disampaikan kurang dari sepekan setelah Trump melarang warga dari tujuh negara mayoritas Muslim untuk datang ke Negeri Paman Sam. 

Bulan lalu, Fransiskus juga mendesak Trump mempertimbangkan kembali posisinya dalam isu perubahan iklim.


(WIL)