Serangan Drone Tewaskan Lima Terduga al Qaeda di Yaman

Willy Haryono    •    Rabu, 19 Apr 2017 21:36 WIB
konflik yaman
Serangan Drone Tewaskan Lima Terduga al Qaeda di Yaman
Pesawat tanpa awak atau drone jenis Reaper milik AS. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Washington: Dua serangan udara dari pesawat tanpa awak atau drone milik Amerika Serikat (AS) menewaskan lima terduga anggota al Qaeda di Yaman, ucap beberapa sumber militer, Rabu 19 April 2017. 

Washington secara signifikan meningkatkan intensitas serangan udaranya di Yaman sejak Donald Trump menjadi presiden AS pada Januari. 

Serangan pertama mengenai sebuah kendaraan di provinsi Shabwa, yang berujung pada tewasnya dua militan. Serangan kedua menghantam sebuah mobil dan menewaskan tiga militan di provinsi Marib, di wilayah timur dari Sanaa. 

Baik Shabwa maupun Marib, sebagian besar wilayahnya dikuasai pasukan pemerintah yang didukung koalisi pimpinan Arab Saudi. Namun al Qaeda telah memanfaatkan pertempuran antara pasukan Yaman melawan pemberontak Houthi untuk memperluas pengaruhnya. 

Kementerian Pertahanan AS atau Pentagon mengklaim telah melancarkan lebih dari 70 serangan udara terhadap sejumlah target di Yaman sejak 28 Februari 2017. 

AS menilai al Qaeda cabang Yaman (AQAP) sebagai grup paling berbahaya yang dituduh merencanakan sejumlah serangan di negara-negara Barat.


(WIL)