Jelang Pemilu Kongres, Oposisi Venezuela Mogok Nasional

Sonya Michaella    •    Senin, 24 Jul 2017 15:14 WIB
venezuela
Jelang Pemilu Kongres, Oposisi Venezuela Mogok Nasional
Mogok nasional oposisi Venezuela akan digelar selama dua hari. (Foto: New York Times)

Metrotvnews.com, Caracas: Menjelang pemilihan umum Kongres baru pada 30 Juli mendatang, pihak oposisi Venezuela menyerukan mogok nasional selama dua hari.

Gerakan ini ditujukan untuk Presiden Nicolas Maduro agar segera membatalkan pemilu Kongres tersebut.

Demonstran pun sudah berkumpul Sabtu di Caracas untuk berbaris menuju Mahkamah Agung negara itu.

Dikutip dari VOA Indonesia, Senin 24 Juli 2017, pasukan Garda Nasional menggunakan gas air mata di setidaknya satu lokasi di Caracas untuk memblokir mereka.

Seorang pemain biola berusia 23 tahun, Wuilly Arteaga, yang menjadi simbol demonstrasi anti-pemerintah di Venezuela, mengalami luka-luka pada wajahnya dalam bentrokan Sabtu antara pemrotes dan pasukan keamanan di ibukota itu.

Petugas paramedis merawat Arteaga di jalan sementara darahmengucur di wajahnya. Dia kemudian memasang video pada jejaring sosial Twitter dari rumah sakit dengan wajah diperban sambil memegang biolanya.

"Tidak ada peluru karet atau penghancuran biola saya yang akan menghentikan kita, karena kita akan terus berjuang. Bagaimanapun juga kita akan terus berjuang untuk Venezuela. Terima kasih," kata Arteaga

Arteaga menjadi terkenal karena memainkan biolanya di tengah-tengah bentrokan kekerasan yang sedang berlangsung di ibukota Venezuela.

Pihak berwenang Venezuela secara rutin menanggapi demonstrasi jalanan yang berlangsung hampir empat bulan, dengan tembakan gas air mata dan peluru karet, dimana hampir 100 orang tewas dalam kerusuhan tersebut dan ribuan lainnya luka-luka atau ditahan



(WIL)