Miliarder Tiongkok Ditangkap di AS Terkait Pelecehan Seksual

Arpan Rahman    •    Senin, 03 Sep 2018 20:03 WIB
pelecehan seksual
Miliarder Tiongkok Ditangkap di AS Terkait Pelecehan Seksual
Pendiri JD.com, Richard Liu. (Foto: AFP)

Minnesota: Kepala eksekutif salah satu situs jual beli daring terbesar di Tiongkok ditangkap Jumat lalu di Minnesota, Amerika Serikat, atas tuduhan pelecehan seksual.

Dilansir dari media CNBC, Senin 3 September 2018, daftar tahanan di kantor Sheriff Hennepin County memperlihatkan nama Richard Liu, pendiri situs JD.com. Ia ditahan Kepolisian Minneapolis pada Jumat malam dan dibebaskan Sabtu sore.

Dalam sebuah pernyataan yang diunggah pada Minggu 1 September di media sosial Weibo, JD.com menyatakan bahwa tuduhan palsu telah dilayangkan terhadap Liu. JD.com menegaskan Liu berada di AS hanya untuk urusan bisnis, dan otoritas lokal juga disebutnya tidak menemukan bukti pelanggaran.

Juru bicara JD.com menyebut perjalanan bisnis Liu akan berlanjut seperti semula.

JD.com adalah salah satu situs besar di Tiongkok yang bergerak di bidang teknologi. Liu menjadi salah satu aktor utamanya yang paling dihormati. 

Perusahaan itu bersaing dengan Alibaba untuk menggaet kelas menengah Tiongkok, dan mengklaim memiliki lebih dari 300 juta pelanggan.

Sementara itu, belakangan Liu berupaya menjauhkan dirinya dari sorotan publik atas tuduhan serangan seksual yang dilakukan oleh dirinya di Australia pada 2015. 

Seorang tamu di pesta itu, Longwei Xu, didakwa atas kekerasan seksual.

Xu, seorang profesional pengembangan properti yang juga dikenal sebagai Tommy, dinyatakan bersalah atas tujuh dakwaan, termasuk berhubungan seks dengan seorang wanita tanpa persetujuan. Wanita itu kemudian menjadi pelapor.

Liu tidak dituduh melakukan kejahatan atau didakwa melakukan kesalahan dalam kasus tersebut. 

Namun menurut dokumen pengadilan di Australia, Liu berupaya mencegah namanya dikutip dalam persidangan. Juli lalu, seorang hakim menolak permintaan Liu tersebut.



(WIL)