Badai Otto kembali Menguat, Bergerak ke Nikaragua

Willy Haryono    •    Kamis, 24 Nov 2016 10:25 WIB
topan badai
Badai Otto kembali Menguat, Bergerak ke Nikaragua
Warga Nikaragua mengungsi menjelang kedatangan Badai Otto, 23 November 2016. (Foto: AFP/INTI OCON)

Metrotvnews.com, Miami: Otto, badai ketujuh di musim Atlantik 2016, kembali menguat dan berlokasi sekitar 285 kilometer di timur Bluefields, Nikaragua, Rabu 23 November. 

Otto sempat melemah ke level badai tropis setelah sebelumnya menguat menjadi angin ribut. 



Menurut laporan Pusat Badai Nasional Amerika Serikat (NHC), Otto memiliki kecepatan putaran angin hingga 110 kilometer per jam, dan terus bergerak ke arah barat dengan kecepatan 13 km per jam. 

Seperti dikutip Reuters, NHC memprediksi Otto mencapai pesisir Pasifik di selatan Nikaragua atau utara Kosta Rika pada Jumat mendatang. 

Selasa 22 November, Otto yang berasal dari Karibia bergerak ke Panama dan menewaskan tiga orang. Di Panama, dua orang tewas akibat tanah longsor dan satu tewas akibat tertimpa pohon tumbang. Sembilan orang berhasil diselamatkan di bawah timbunan tanah.

Sementara, Kosta Rika telah melakukan evakuasi besar-besaran. Lebih dari 4.000 orang dievakuasi ke bagian utara yang jarang dihuni untuk menghindari korban jiwa.


Pohon tumbang akibat badai Otto di Panama. (Foto: AFP)

Nikaragua, negara miskin di Amerika Tengah, telah mengeluarkan peringatan nasional dan juga memerintahkan adanya evakuasi di bagian pesisir.

Badai Otto datang di musim badai Atlantik, yang biasanya berlangsung dari Juni hingga akhir November dan menghantam Amerika bagian selatan. 

Serangan badai sebelumnya adalah badai Matthew yang mengancurkan Haiti pada awal Oktober kemarin di mana menewaskan lebih dari 500 orang.



(WIL)