Terkait Kelas Pekerja, Obama Balas Sindir Trump

Dheri Agriesta    •    Minggu, 16 Oct 2016 01:05 WIB
pemilu amerika
Terkait Kelas Pekerja, Obama Balas Sindir Trump
Presiden Amerika Serikat Barack Obama. AFP/Jeff Swensen.

Metrotvnews.com, Cleveland: Presiden Barack Obama meminta masyarakat di Cleveland, Amerika Serikat, menolak 'visi gelap dan pesimis' yang ditawarkan Donald J Trump. Obama meminta masyarakat memilih calon dari Partai Demokrat Hillary Clinton. 

Obama sebelumnya diserang oleh calon dari Partai Republik sebagai seseorang yang berintelektual rendah yang memalsukan keprihatinan kepada kelas pekerja di Amerika. Obama angkat bicara atas tudingan itu. 

"Seseorang yang menghabiskan 70 tahun hidup di bumi dan tak pernah menghargai kelas pekerja," kata Obama, yang menggambarkan Trump sebagai sosok oportunis yang selalu berpura-pura menjadi sesuatu yang tak pernah ada. 

"Dan tiba-tiba, dia menjadi juara bagi kelas pekerja? Ayolah, come on, man," kata Obama seperti dilansir The New York Times, Cleveland, Amerika Serikat, Sabtu (15/10/2016).

Obama menilai, beberapa pernyataan Trump dalam aktivitas kampanye dan debat calon Presiden Amerika Serikat menjadi bukti calon dari Partai Republik itu tak cocok duduk di Ruang Oval. Obama mengatakan, seseorang tak perlu menjadi suami atau ayah dari seseorang untuk paham bahwa komentar Trump tentang perempuan tak bisa diterima.

"Kau hanya perlu menjadi seorang manusia yang layak," kata Obama di hadapan massa Partai Demokrat di Danau Erie, dengan pemandangan gedung pencakar langit Cleveland sebagai latar belakang.

Kritik pedas yang dilancarkan Obama kepada Trump merupakan indikasi adanya peluang bagi Clinton untuk menang di Ohio. Meskipun, polling terakhir mencatat dua calon Presiden Amerika Serikat ini bersaing cukup ketat di negara bagian Buckeye.

Hasil jajak pendapat beberapa minggu lalu menunjukkan pemilih di Ohio condong kepada Trump. Ohio memiliki mayoritas pemilih yang berasal dari kelas pekerja. Clinton telah berpergian beberapa waktu ini tanpa mengunjungi Ohio.


Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump. AP/Evan Vuci.

Namun, setelah berita tentang pelecehan terhadap perempuan beredar, angin segar berhembus kepada Clinton. Jajak pendapat memperlihatkan, perolehan antara dua calon ini sangat ketat.

 Untuk mengamankan suara di Ohio, Clinton perlu mendapatkan dukungan dari masyarakat dengan mayoritas kulit hitam seperti Cleveland. Awal pemilihan akan dimulai pekan ini, Obama meminta masyarakat memanfaatkan hak suara mereka.

"Ohio selalu dekat, kalian bisa pergi pada pemilihan awal sekarang. Pemilihan awal dimulai Rabu. Ini adalah kesempatan kalian untuk memanfaatkan hak pilih kalian, tanggung jawab kewarganegaraan kalian," pungkas Obama.



(DRI)

Santiago De Cuba Bersiap untuk Pemakaman Fidel Castro

Santiago De Cuba Bersiap untuk Pemakaman Fidel Castro

5 hours Ago

Proses pemakaman untuk tokoh revolusi Kuba, Fidel Castro mulai dipersiapkan di kota terbesar kedua…

BERITA LAINNYA