Khawatir Rencana Deportasi, Presiden Meksiko akan Temui Trump

Willy Haryono    •    Kamis, 17 Nov 2016 09:51 WIB
politik meksiko
Khawatir Rencana Deportasi, Presiden Meksiko akan Temui Trump
Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Mexico City: Presiden Meksiko Enrique Pena Pieto berencana menemui presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump. 

Seperti disitat AFP, Rabu (16/11/2016), Pena Nieto akan mendiskusikan masalah keimigrasian dengan Trump, yang pernah berjanji akan mengusir tiga juga imigran tanpa dokumen lengkap dan memiliki catatan kriminal. 

Sekitar 11 hingga 12 juta imigran tanpa dokumen lengkap diestimasi tinggal di AS. Sebagian besar dari mereka adalah keturunan Meksiko. 

Juru bicara Pena Nieto, Eduardo Sanchrez, mengatakan pertemuan kemungkinan berlangsung sebelum Trump dilantik pada Januari. 

Lewat Kementerian Luar Negeri, Meksiko meminta warganya di AS untuk "tetap tenang. Meksiko juga meluncurkan sebuah hotline untuk warganya di AS yang ingin melaporkan insiden tertentu. 

Sejak Trump memenangkan pemilihan umum presiden pekan lalu, Kementerian Luar Negeri Meksiko mengumumkan sebelas langkah yang akan dilakukan di kedutaan dan 50 konsulatnya di AS. Tujuannya, agar warga Meksiko di sana "tidak menjadi korban kekerasan dan penipuan."



"Kepada semua warga, ini adalah masa-masa penuh ketidakpastian. Tetap tenang. Jangan terprovokasi dan jangan mau dibodohi," ujar Menlu Claudia Ruiz Massieu dalam sebuah pesan di Twitter.

Meski Ruiz Massieu tidak menyebutkan nama Trump, namun presiden terpilih AS akan resmi menjabat pada 20 Januari tahun depan. 

Dalam wawancara di program "60 Minutes" saluran televisi CBS, Trump mengatakan sekitar tiga juta imigran tanpa dokumen lengkap dan memiliki catatan kriminal akan dideportasi atau ditahan. 


(WIL)