Gedung Putih Anggap Rusia Masih jadi Ancaman AS

Sonya Michaella    •    Kamis, 19 Jul 2018 09:00 WIB
as-rusia
Gedung Putih Anggap Rusia Masih jadi Ancaman AS
Presiden AS Donald Trump bersama Presiden Rusia Vladimir Putin di Finlandia. (Foto: AFP)

Washington: Usai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan pernyataan yang berbanding terbalik dari sebelumnya, Gedung Putih menyatakan bahwa Rusia masih menjadi ancaman AS hingga saat ini.

"Presiden dan pemerintahannya bekerja sangat keras untuk memastikan bahwa Rusia tidak dapat ikut campur dalam pemilu negara kami seperti yang telah mereka lakukan di masa lalu," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Sanders, dikutip dari BBC, Kamis 19 Juli 2018.

"Kami sebenarnya tidak akan menghabiskan banyak waktu dan upaya jika kami tidak percaya bahwa Rusia masih mengincar AS," lanjut dia.

Gedung Putih seperti kelabakan dengan sejumlah pernyataan Trump. Di konferensi pers bersama Presiden Rusia Vladimir Putin di Finlandia, Trump seakan membela Putin dan menyatakan bahwa ia tak menerima hasil intelijen AS soal campur tangan Rusia di pemilu.

Sekembalinya dari Helsinki, Trump menggelar konferensi pers yang menyatakan bahwa dirinya salah ucap di mana seharusnya ia mengatakan bahwa 'tidak ada alasan Rusia tidak melakukan peretasan di pemilu AS 2016'.

Namun saat itu, Trump berkelit bahwa Rusia memang tidak ada sangkut paut dengan pemilu AS.

Sehari setelahnya, dalam wawancara dengan CBS, Trump berbalik di mana ia menyebut bahwa Putin harus bertanggung jawab atas ulah Rusia yang mengintervensi pemilu AS. 



(FJR)