Dua Tokoh Oposisi Venezuela Dijemput Paksa dari Rumah Mereka

Willy Haryono    •    Selasa, 01 Aug 2017 14:36 WIB
konflik venezuela
Dua Tokoh Oposisi Venezuela Dijemput Paksa dari Rumah Mereka
Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (Foto: EPA)

Metrotvnews.com, Caracas: Dua tokoh oposisi Venezuela telah dijemput paksa dari rumah mereka masing-masing. 

Keluarga kedua tokoh mengatakan bahwa Leopoldo Lopez dan Antonio Ledezma berstatus tahanan rumah saat sejumlah orang datang dan menjemput mereka. 

Istri dari Lopez dan anak perempuan Ledezma menuduh Presiden Nicolas Maduro sebagai dalang di balik penjemputan paksa tersebut. 

Maduro mengabaikan serangkaian sanksi dari Amerika Serikat, kecaman dalam dan luar negeri, terkait pemilihan umum kontroversial. Maduro menyebut pemilu ini memberikan dirinya mandat khusus untuk mengganti secara radikal sistem perpolitikan di Venezuela.

Ia mengaku tidak berniat beralih dari rencana awalnya menulis ulang konstitusi negara. Ia juga tidak akan berhenti menghadapi musuh-musuhnya, mulai dari beberapa kantor berita independen di Venezuela hingga kelompok bersenjata yang dituduhnya dikirim dari Kolombia. 

Menurut Maduro, semua kekacauan di Venezuela adalah konspirasi "Kaisar Donald Trump," yang merujuk pada Presiden Amerika Serikat. 

"Mereka tidak bisa mengintimidasi saya. Ancaman dan sanksi dari kekaisaran tidak mengintimidasi saya sedikit pun," tegas Maduro, seperti dilansir Independent.co.uk. Senin 31 Juli 2017. 

"Saya tidak mau mengikuti perintah kekaisaran, tidak sekarang dan selamanya. Silakan jatuhkan lebih banyak sanksi, Donald Trump," lanjut dia. 

Serangkaian sanksi dijatuhkan setelah lebih dari delapan juta orang mengikuti pemilu di Venezuela pada Minggu, untuk menciptakan majelis khusus yang dapat membuat partai Maduro memiliki kekuatan tak terbatas. 

Kantor Aset Luar Negeri, Kementerian Keuangan AS menyebutkan, semua aset Maduro yang berada di bawah yuridiksi AS telah dibekukan. Warga AS juga dilarang untuk melakukan hubungan bisnis dengan Maduro.

 


(WIL)