Lewat Kualitas, Koperasi Produsen Kopi Indonesia Tembus Pasar AS

   •    Minggu, 30 Apr 2017 13:06 WIB
indonesia-as
Lewat Kualitas, Koperasi Produsen Kopi Indonesia Tembus Pasar AS
Remarkable Indonesian Coffee Reception di Chicago, AS, 26 April 2017. (Foto: KJRI/ITPCChicago)

Metrotvnews.com, New York: Dalam upaya meningkatkan akses pasar Specialty Coffee Gayo ke wilayah Midwest di Amerika Serikat, KJRI dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Chicago menyelenggarakan Remarkable Indonesian Coffee Reception, Rabu 26 April 2017. 

Acara ini juga memperkenalkan program kemitraan antara Koperasi Produsen Kopi Indonesia dengan importir kopi di AS, seperti yang terjalin antara Koperasi Ketiara Takengon Aceh dengan Collectivo Coffee Milwaukee.

Berdasarkan rilis yang diterima Metrotvnews.com, Sabtu 29 April 2017, hadir dalam kegiatan ini adalah Ibu Rahma (Ketua Koperasi Ketiara Takengon Aceh), Scott Schwebel (Colectivo Coffee Milwaukee) serta 50 tamu undangan yang merupakan  pengusaha, distributor, perwakilan asosiasi kopi, serta perwakilan berbagai negara sahabat.

Para tamu undangan mendapatkan kesempatan menikmati Specialty Coffee Gayo yang diracik para Barista Collectivo Coffee Milwaukee serta berbagai jajanan pasar Indonesia. 

Konjen RI Chicago Rosmalawati Chalid menyatakan acara ini diselenggarakan untuk lebih mendekatkan para  pembeli dan calon buyer kopi di wilayah Midwest dengan produsen dan  eksportir kopi di Indonesia.  



Konjen Rosmalawati juga menyatakan bahwa kemitraan antara Koperasi Ketiara dan Collectivo Coffee kiranya menjadi inspirasi bagi pelaku bisnis kopi Indonesia.

Menurut Kepala ITPC Chicago Wijayanto, kunci keberhasilan Koperasi Ketiara menembus pasar AS adalah kualitas kopi yang baik dan penerapan prinsip Good Agricultural  Practices (GAP).

Sebagai bentuk kontribusi kepada masyarakat, Koperasi Ketiara secara aktif melibatkan dan memberdayakan petani kopi wanita di dalam proses produksinya.

Dalam business match making yang dilakukan di sela-sela acara resepsi, Koperasi Ketiara berhasil menciptakan potensial kontrak senilai USD 100 Ribu (setara Rp  1,33  miliar) dengan perusahaan importir  kopi AS. 

Ekspor Kopi Indonesia ke 13 negara bagian di Midwest pada 2016 mencapai nilai USD25,48 juta atau tumbuh sebesar 37,9 persen dalam kurun waktu 2014-2016.                                 


(WIL)