Meksiko Tahan 500 Imigran Ilegal yang Menuju AS

Willy Haryono    •    Selasa, 13 Feb 2018 12:49 WIB
imigran gelapmeksikopemerintahan as
Meksiko Tahan 500 Imigran Ilegal yang Menuju AS
Warga Meksiko berada di dinding perbatasan AS-Meksiko di Ciudad Juarez, 10 Desember 2017. (Foto: AFP/HERIKA MARTINEZ)

Mexico City: Otoritas Meksiko menahan lebih dari 500 imigran ilegal sepanjang akhir pekan kemarin, yang sebagian besar berasal dari negara-negara Amerika Tengah. Mereka semua diketahui hendak menyeberangi perbatasan menuju Amerika Serikat. 

Banyak dari migran tersebut, yang ditangkap dalam enam operasi berbeda, diselundupkan jaringan kriminal di beberapa truk tanpa makanan dan air.

Lebih dari 200 lainnya ditemukan berhimpitan di enam rumah yang biasa digunakan geng kriminal di Tamaulipas. Negara bagian tersebut berbatasan langsung dengan AS. 

Imigran mengaku membayar hingga USD4 ribu ke jaringan penyelundup manusia. Lebih dari 100 imigran yang ditangkap otoritas Meksiko adalah anak di bawah umur. 

Seperti dikutip AFP, otoritas Meksiko mengumumkan tiga operasi terbaru berujung pada penangkapan 40 imigran asal Honduras di Veracruz, 43 di Tamaulipas dan 41 di Tabasco. 

Ketiga operasi dilakukan satu pekan usai Meksiko menahan lebih dari 300 pria, wanita dan anak-anak asal Amerika Tengah yang tengah diselundupkan ke Negeri Paman Sam. 

Organisasi Amnesty International mencatat Meksiko telah mendeportasi ribuan warga Amerika Tengah tanpa mempertimbangkan hak mendapat perlakuan sebagai pengungsi. 

Guatemala, Honduras dan El Salvador adalah tiga negara terbanyak penyumbang imigran ilegal yang ingin masuk ke AS.

Presiden AS Donald Trump telah bertekad ingin menekan angka migran dan imigran, baik itu yang datang secara legal maupun ilegal. Ia juga terus mendorong rencana kontroversialnya: membangun tembok besar di sepanjang perbatasan Meksiko.


(WIL)