Presiden Venezuela Larang Oposisi Ikut Pilpres Tahun Depan

Marcheilla Ariesta    •    Senin, 11 Dec 2017 09:33 WIB
konflik venezuelavenezuela
Presiden Venezuela Larang Oposisi Ikut Pilpres Tahun Depan
Warga mengecek nama masing-masing sebelum mengikuti pemilu kepala daerah di Venezuela, Minggu 10 Desember 2017. (Foto: AFP)

Caracas: Presiden Venezuela Nicolas Maduro melarang partai oposisi utama di negara tersebut untuk mengikuti pemilihan umum tahun depan. Dia menuturkan hanya partai-partai yang ambil bagian dalam pemilihan wali kota yang bisa mengikuti pilpres 2018.

Partai Justice First, Popular Will dan Democratic Action yang merupakan oposisi memboikot pemilihan umum kepala daerah. Menurut mereka, sistem pemilihannya bias.

Presiden Maduro berkukuh jika sistem pemungutan suara di Venezuela dapat dipercaya sepenuhnya.

"Partai oposisi telah hilang dari peta politik. Mereka dilarang mengambil bagian dalam pemilihan presiden tahun depan," serunya, seperti dilansir dari BBC, Senin, 11 Desember 2017.

Pernyataan Maduro ini dinilai memprovokasi oposisi. Dia menuturkan bahwa apa yang diucapkannya merupakan syarat dari Majelis Kostituante Nasional.

Oktober lalu, tiga partai oposisi utama mengumumkan rencana memboikot pemilu kada pada Minggu kemarin.

Dalam pemilu itu, warga memilih pemimpin di lebih dari 300 kota di Venezuela. Oposisi mengatakan pemungutan suara tersebut merupakan bentuk kediktatoran Presiden Maduro.

Partai Sosialis yang merupakan partai berkuasa saat ini diprediksi memenangkan jumlah suara terbanyak dalam pemilihan umum kepala daerah kemarin.


(WIL)


Obama Sindir Sejumlah Kebijakan Trump

Obama Sindir Sejumlah Kebijakan Trump

8 hours Ago

Sejumlah kebijakan Trump disindir Obama, yaitu kebijakan imigrasi dan mundurnya AS dari Kesepakatan…

BERITA LAINNYA