Profesor Harvard dan MIT Raih Penghargaan Nobel Ekonomi 2016

Damar Iradat    •    Selasa, 11 Oct 2016 04:21 WIB
nobel
Profesor Harvard dan MIT Raih Penghargaan Nobel Ekonomi 2016
Dua profesor penerima nobel bidang ekonomi - foto: AFP/JONATHAN NACKSTRAND

Metrotvnews.com, Stockholm: Olive Hart, Profesor dari Universitas Harvard dan Bengt Holmstrom, profesor dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) berhasil mendapatkan anugerah Nobel 2016 dalam bidang ekonomi. Keduanya menang berkat mengembangkan teori kontrak.

Dilansir dari CNN, Royal Academy of Science memaparkan, teori kontrak yang dijabarkan oleh Olive dan Holmstrom berperan penting dalam kehidupan masyarakat modern saat ini. Teori kontrak merupakan persetujuan yang membentuk sebuah bisnis, keuangan, dan kebijakan publik.

"Penelitian Hart dan Holmstrom menyoroti bagaimana kontrak membantu menghadapi konflik kepentingan," ungkap pernyataan resmi dari Royal Academy of Science, Senin (10/10/2016).

Dalam penelitiannya, Holmstrom memfokuskan soal kontrak pegawai, termasuk antara CEO dan para pemegang saham.

"Dalam ekonomi, kita tidak benar-benar mengambil bonus, meskipun kelihatannya mereka (bonus) sangat tinggi," ujar Holmstrom ketika ditanya tentang bonus jutaan dolar yang dibayarkan kepada CEO modern.

Sementara, penelitian dari Hart menitikberatkan pada apakah penyedia layanan publik, seperti sekolah, rumah sakit, penjara, harus dimiliki secara umum atau diprivatisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa "insentif untuk mengurangi biaya biasanya terlalu besar," kata akademi. Privatisasi layanan-layanan tersebut bisa mengurangi dan keuntungan dari penghematan biaya.

"Hart dan rekannya lebih memerhatikan tentang privatisasi penjara. Otoritas federal di Amerika Serikat faktanya memutuskan untuk tidak lagi menggunakan penjara privat, alasannya, Kementerian Kehakiman AS baru-baru ini mengeluarkan laporan bahwa kondisi di penjara privat lebih buruk daripada penjara umum," papar dia. 


(REN)

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

5 hours Ago

Perdana Menteri Italia Metteo Renzi mundur dari jabatannya setelah gagal menang dalam referendum…

BERITA LAINNYA