Debat Cawapres AS 2016

Awal Debat, Pence Nyatakan Pemerintahan Obama Gagal

Sonya Michaella    •    Rabu, 05 Oct 2016 08:28 WIB
pemilu as
Awal Debat, Pence Nyatakan Pemerintahan Obama Gagal
Cawapres dari Partai Republik, Mike Pence (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Virginia: Debat calon wakil presiden Amerika Serikat (AS) akhirnya dimulai dengan dipandu oleh moderator Jurnalis senior dari CBS, Elaine Quijano.

Pada awal debat cawapres ini, ketegangan sudah terjadi antara Tim Kaine dan Mike Pence. Kaine adalah cawapres Hillary Clinton dari Partai Demokrat, dan Pence adalah cawapres Donald Trump dari Partai Republik.

Pence langsung menuding pemerintahan Barack Obama adalah pemerintahan yang gagal juga kampanye Clinton dan Kaine adalah kampanye yang gagal.

Namun, hal ini langsung disanggah Kaine yang menyatakan saat Clinton menjadi menteri luar negeri, ia menghilangkan program nuklir Iran dan mengurangi persediaan senjata nuklir Rusia.

"ISIS ada karena Clinton gagal mengatasi Irak. Itu kenyataannya. Kampanye Clinton tidak jujur," ucap Pence di debat cawapres di Longwood University, Virginia, Rabu (5/10/2016).

Kaine langsung mengambil alih debat dengan mematahkan pernyataan Pence di mana George W Bush yang bernegosiasi tentang persetujuan tersebut.

Sebelum perdebatan memanas, dua cawapres ini mengungkapkan kebanggaannya terhadap calon presiden mereka.

"Saya sangat bangga dengan Clinton. Ia mendahulukan orang lain dari pada dirinya. Tak seperti Trump yang mendahukan dirinya dari pada orang lain," kata Kaine.

Pence pun sempat menyerang pemerintah Obama di awal debat dengan mengatakan Amerika mengalami kegagalan, meskipun tak langsung menyebut nama Obama.

"Amerika mengalami kegagalan beberapa tahun terakhir di mana pajak tinggi dan reformasi gagal. Trump hadir untuk memperbaiki hal tersebut," pungkas Pence.


(WIL)

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

22 hours Ago

Bali Democracy Forum (BDF) IX resmi ditutup. Sejak pertama kali diadakan pada 2008, tingkat keikutsertaan…

BERITA LAINNYA