AS Kirim Tambahan 3.750 Prajurit ke Perbatasan Meksiko

Willy Haryono    •    Senin, 04 Feb 2019 08:44 WIB
amerika serikatdonald trump
AS Kirim Tambahan 3.750 Prajurit ke Perbatasan Meksiko
Prajurit AS memasang kawat berduri di sepanjang wilayah perbatasan di Texas, 13 November 2018. (Foto: AFP/US AIR FORCE/ALEXANDRA MINOR)

Washington: Amerika Serikat akan mengirim tambahan 3.750 prajurit ke wilayah yang berbatasan dengan Meksiko. Ini merupakan upaya Presiden AS Donald Trump dalam meningkatkan keamanan perbatasan.

Para prajurit awalnya dikirim ke perbatasan atas perintah Trump sebelum adanya pemilihan umum sela pada November lalu. Kala itu, Trump khawatir terhadap "kafilah" imigran yang datang beramai-ramai dari beberapa negara menuju AS.

Namun pengiriman tentara ini dipandang rival Trump hanya merupakan manuver politik untuk menampilkan seolah-olah ada krisis di wilayah perbatasan.

"Kementerian Pertahanan akan mengirim tambahan 3.750 tentara untuk membantu CBP (Perlindungan Bea Cukai dan Perbatasan) di perbatasan yang sudah disepakati pelaksana tugas Menteri Pertahanan Shanahan pada 11 Januari," ujar pernyataan dari Pentagon, seperti dilansir dari laman AFP, Minggu 3 Februari 2019.

Pengiriman tambahan tentara ini akan berlangsung bertahap selama tiga bulan. Nantinya, total prajurit AS di perbatasan berjumlah 4.350.

Tugas para prajurit di perbatasan meliputi "pengawasan dan pemasangan kawat berduri di beberapa titik masuk." Trump pernah berkata pagar pembatas saat ini seharusnya diperpanjang untuk menghentikan gelombang imigran.

"Dengan adanya kafilah bergerak melalui Meksiko menuju negara kita, (Partai) Republik harus bersiap untuk melakukan hal yang diperlukan demi keamanan perbatasan yang kuat," tulis Trump di Twitter.

"Dems tidak melakukan apa-apa. Jika tidak ada tembok, tidak ada keamanan," lanjut dia, merujuk pada Partai Demokrat dan rencana pembangunan tembok perbatasan.

Demokrat, yang menguasai Dewan Perwakilan Rakyat, berulang kali menolak dana pembangunan tembok yang diajukan Trump senilai USD5,7 miliar atau setara Rp80 triliun.

Baca: Kawat Berduri 'Donald Trump' di Perbatasan AS dan Meksiko


(WIL)