Menlu AS Berhasil Bawa Pulang 3 Sandera dari Korut

Marcheilla Ariesta    •    Kamis, 10 May 2018 02:15 WIB
pemerintahan as
Menlu AS Berhasil Bawa Pulang 3 Sandera dari Korut
Menlu AS Mike Pompeo akan bawa pulang 3 sandera AS dari Korea Utara (Foto: AFP).

Pyongyang: Sebanyak tiga warga Amerika Serikat (AS) yang disandera Korea Utara (Korut) berhasil dibebaskan. Pembebasan dilakukan saat Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo melakukan kunjungan ke Pyongyang.
 
Kepulangan Pompeo dengan membawa tiga sandera dari Korut ini diumumkan Presiden AS Donald Trump.
 
"Tiga orang luar biasa yang sangat ingin ditemui semua orang," kata Trump lewat akun Twitter-nya, dikutip dari CNBC, Rabu 9 Mei 2018.
 
Cuitan Trump mengisyaratkan pembebasan warga AS keturunan Korea yang telah beberapa tahun disandera di Korut. Dia menambahkan akan menyambut mereka di Pangkalan Udara Andrews pada pukul 2 dini hari waktu setempat.
 
Ketiga warga AS tersebut adalah misionaris Kim Dong-Chul, Kim-Sang-duk atau yang dikenal sebagai Tony Kim, dan Kim Hak-song. Tony Kim ditahan pada 2017 lalu setelah sebulan mengajar di Universitas Teknologi dan Ilmu Pengetahuan Pyongyang (PUST).
 
Kim Hak-song juga merupakan seorang pengajar di PUST. Dia ditahan pada Mei 2017 lalu saat hendak menaiki kereta api dari Pyongyang ke perbatasan China Dandong.
 
Pembebasan tiga sandera ini sebagai tanda baru untuk meningkatan hubungan baik dua negara yang telah lama berseteru. Terlebih pemimpin Korut dan AS akan segera bertemu.
 
Para sandera dibebaskan saat Pompeo berkunjung ke Pyongyang untuk membahas penyelesaian rencana pertemuan bersejarah Trump dan pemimpin Korut Kim Jong-un. Rencananya pertemuan akan dilangsungkan pada akhir Mei atau awal Juni mendatang.
 
Trump mengumumkan zona demiliterisasi tidak akan menjadi tempat pertemuan bersejarah itu. Namun, muncul nama Singapura yang menjadi kandidat kuat tempat untuk pelaksanaan pertemuan Trump dan Kim.
 
Meski demikian, pengumuman resmi nama tempat keduanya bertemu akan dikeluarkan tiga hari mendatang.


(FJR)