Trump Disebut Tolak Kibarkan Bendera untuk Tragedi Annapolis

Arpan Rahman    •    Rabu, 04 Jul 2018 10:40 WIB
penembakan as
Trump Disebut Tolak Kibarkan Bendera untuk Tragedi Annapolis
Bendera negara bagian Maryland dikibarkan setengah tiang, 2 Juli 2018, untuk mengenang korban tewas tragedi penembakan di kantor berita The Capital Gazette di Annapolis. (Foto: AFP/CHIP SOMODEVILLA)

Annapolis: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan telah menolak permohonan untuk mengibarkan bendera setengah tiang untuk menghormati lima orang yang tewas ditembak dalam serangan di kantor berita The Capital Gazette di Annapolis, Maryland, pada Kamis pekan lalu.

Surat kabar Baltimore Sun melaporkan bahwa Trump menolak permintaan dari Wali Kota Annapolis, Gavin Buckley. Buckley meminta agar bendera AS diturunkan menjadi setengah tiang -- sebuah langkah yang biasanya diambil untuk menghormati korban tragedi nasional.

"Jelas, saya kecewa," kata Buckley kepada Baltimore Sun. "Apakah ada pengecualian untuk tragedi ini?" lanjut dia.

"Ini adalah serangan terhadap pers. Ini adalah serangan terhadap kebebasan berbicara. (Tragedi Annapolis) sama pentingnya dengan tragedi lainnya," cetus Buckley, seperti dikutip dari Al Jazeera, Rabu 4 Juli 2018.

Empat wartawan The Capital Gazette dan satu staf tewas ditembak seorang pria di area kantor media tersebut pekan lalu.

Baca: Kenang Korban Penembakan, Ratusan Orang Berkumpul di Annapolis

Kelima korban adalah Rob Hiaasen, 59, asisten editor surat kabar; Gerald Fischman, 61, redaktur halaman editorial; Wendi Winters, 65, wartawan fitur; reporter olahraga John McNamara, 56 tahun; dan Rebecca Smith, 34, asisten penjualan.

Jarrod W Ramos didakwa dengan lima tuduhan pembunuhan tingkat pertama atas aksi penembakan. Polisi menyebut penembakan sebagai serangan yang sudah direncanakan.

Menurut Baltimore Sun, Buckley mengajukan permintaan setelah Gubernur Larry Hogan memerintahkan agar bendera negara bagian Maryland diturunkan setengah tiang dari Jumat hingga Senin kemarin.

Gedung Putih belum menanggapi permintaan dari Baltimore Sun untuk berkomentar.

Buckley mengatakan kepada Baltimore Sun bahwa dirinya sempat mempertimbangkan untuk menurunkan bendera di kota itu menjadi setengah tiang meski Trump menolak. 

Tetapi dia mengurungkan niatnya untuk menghindari perpecahan di tengah masyarakat.

Trump pernah memerintahkan agar bendera AS dikibarkan setengah tiang dalam beberapa kasus penembakan, termasuk pada Mei lalu di Santa Fe, Texas, yang menewaskan 10 orang dan tragedi di Parkland yang menelan 17 korban jiwa.


(WIL)