AS Kecam Keras Rencana Pembangunan Pemukiman Baru Israel

Fajar Nugraha    •    Kamis, 06 Oct 2016 10:57 WIB
palestina israel
AS Kecam Keras Rencana Pembangunan Pemukiman Baru Israel
Israel kembali melakukan pembangunan pemukiman (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Washington: Israel berencana untuk membangun pemukiman warga Yahudi di wilayah yang akan dijadikan wilayah Palestina merdeka. Amerika Serikat (AS) pun mengecam keras rencana itu.
 
Gedung Putih dan Kementerian Luar Negeri AS mengatakan, rencana pembangunan 300 rumah baru dan sebuah zona industri dianggap mengecil prospek terwujudnya pembentukan solusi dua negara. Namun pihak Israel menegaskan 100 dari 300 rumah yang rencananya dibangun sudah  disetujui.
 
"Tindakan dari Pemerintah Israel dalam membangun pemukiman baru ini telah memperkecil upaya mewujudkan perdamaian," ujar Juru Bicara Gedung Putih Josh Earnest, Independent, Kamis (6/10/2016).
 
Sedangkan Juru Bicara Kemenlu AS Mark Toner menyebutkan bahwa pembangunan pemukiman baru ini menunjukkan pendudukan dari Israel yang bisa mempertanyakan komitmen mereka untuk meraih negosiasi perdamaian.
 
"Ini sangat mengganggu," pungkas Toner.
 
Pihak Kementerian Luar Negeri Israel sendiri menegaskan bahwa pemukiman ini akan dibangun di wilayah pemukiman yang sudah ada sebelummya. 
 
Sejak Israel menduduki Tepi Barat dan Yerusalem timur pada 1967, sekitar 570 ribu warga Israel hidup di lebih 100 pemukiman. Berdasarkan hukum internasional, pemukiman ini dianggap ilegal meskipun Israel membantahnya.
 
Pada Juli lalu, dunia internasional memperingatkan pendudukan dan konflik antara Israel dan Palestina. Palestina sendiri menginginkan Tepi Barat dan Yerusalem timur sebagai ibu kota mereka.



(FJR)

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

4 hours Ago

Perdana Menteri Italia Metteo Renzi mundur dari jabatannya setelah gagal menang dalam referendum…

BERITA LAINNYA