Cara AS Kenang 15 Tahun Serangan 9/11

Yogi Bayu Aji    •    Senin, 12 Sep 2016 01:40 WIB
9/11
Cara AS Kenang 15 Tahun Serangan 9/11
Gedung WTC baru yang dibangun di New York. Reuters

Metrotvnews.com, New York: Rakyat Amerika Serikat memperingati 15 tahun serangan 11 September 2001. Mereka menyebut nama-nama korban meninggal, membunyikan lonceng gereja, dan menyalakan lampu di bekas Pusat Perdagangan Dunia (WTC).

Nama-nama dari 2.983 korban dibacakan dengan pelan oleh sanak saudara mereka. Sementara, musik klasik mengiringi upacara di Plaza Memorial 9/11 di lower Manhattan. Mereka juga sempat mengheningkan cipta sejenak.

Peristiwa 9/11 memang memberi guncangan besar bagi Negeri Paman Sam. Bagaimana tidak, empat pesawat bajakan ditabrakkan ke menara kembar WTC, Pentagon dekat Washington D.C., dan sebuah lapangan Pennsylvania di waktu yang berdekatan.

Lebih 340 petugas pemadam kebakaran dan 60 personel polisi termasuk di antara yang meninggal dalam peristiwa tersebut pada Selasa pagi 2001. Banyak dari mereka meninggal ketika menaiki tangga dengan harapan mencapai para korban yang terperangkap di lantai-lantai yang lebih tinggi di menara-menara itu.

Serangan-serangan di wilayah AS dipandang terburuk sejak Pearl Harbor dibom pada 1941. Tom Acquarviva, salah satu yang merasakan pahitnya kejadian ini dengan kehilangan putranya, 29, putra dari . 

Paul bekerja di firma jasa keuangan Canter Fitzgerald di lantai 101 hingga 105 dari Menara Utara, di atas lantai-lantai yang dihantam pesawat pertama.  Paul adalah salah seorang dari 658 karyawan Cantor Fitzgerald yang tewas dalam serangan tersebut.

Dalam upacara itu, Acquarviva mengaku bila ia merasa sangat kehilangan Paul. Peristiwa buruk 9/11 tak pernah hilang dari kenangannya. 

Sementara,  dalam upacara di New York, tak ada pejabat publik yang berbicara untuk menjaga tradisi yang mulai berlangsung pada 2012. Namun, banyak tokoh hadir, termasuk Donald Trump, calon presiden dari Partai Republik dan saingannya dari Partai Demokrat, Hillary Clinton. (Antara)


(OGI)