Usai Diampuni, Mantan Presiden Peru Keluar dari Perawatan

Fajar Nugraha    •    Jumat, 05 Jan 2018 18:11 WIB
peru
Usai Diampuni, Mantan Presiden Peru Keluar dari Perawatan
Mantan Presiden Peru Alberto Fujimori keluar dari klinik (Foto: AFP).

Peru: Mantan Presiden Peru Alberto Fujimori meninggalkan klinik tempat dirinya dirawat selama ini. Hal dilakukannya usai mendapat pengampunan dari pemerintah Peru.
 
 
Ditemani putranya dan menggunakan kursi roda, tokoh berusia 79 tahun itu keluar dari perawatannya. Presiden Peru Pedro Pablo Kuczynski memberikan pengampuan terhadap Fujimori dari hukuman penjara yang seharusnya dia jalani.
 
Berpakaian celana jins dan kaus berwarna biru, Fujimori sempat melambaikan tangan ke sekumpulan warga yang berkumpul di luar klinik itu. Kemudian dia masuk ke dalam sebuah mobil yang berwarna hitam.
 
Putri dari Fujimori pun menyambut baik kebebasan dari ayahnya. "Kami senang menyambut ayah kami menghadapi lembaran baru kehidupannya," ujar Keiko Fujimori dalam akun Twitternya, seperti dikutip AFP, Jumat 5 Januari 2018.
 
Pemberian pengampunan terhadap Fujimori tidak sepenuhnya didukung oleh rakyat Peru. Ribuan warga turun ke jalan pada akhir Desember lalu menilai bahwa Fujimori tidak pantas untuk diampuni, karena banyak kejahatan yang dilakukan terhadap rakyat Peru.
 
Peneliti HAM PBB menilai pengampunan terhadap Fujimori merupakan bentuk penghinaan terhadap korban pelanggaran HAM di Peru. 
 
 
Pada 2009, Fujimori didakwa atas perannya membunuh 25 warga termasuk seorang bocah berusia 8 tahun. Selain itu, selama dirinya berkuasa diketahui keberadaan pasukan pembunuh yang dibiayai uang rakyat yang membunuh warga sipil yang dituduh menjadi anggota organisasi Shining Path, yang merupakan pecahan Partai Komunis Peru.
 
Rakyat Peru terpecah jika berbicara mengenai Fujimori. Ada yang memujinya karena membuat perekonomian stabil dan mengalahkan gerilyawan Maois.
 
Namun banyak rakyat yang mengecamnya karena membiarkan pelanggaran HAM yang meluas. Sebelum dibebaskan dari perawatan, Fujimori sempat memohon ampun kepada rakyat Peru.

 

 
(FJR)

Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

16 hours Ago

Myanmar menyanggupi akan menyediakan tempat penampungan sementara bagi Rohingya yang kembali.

BERITA LAINNYA