Brasil Gelar Voting untuk Depak Presiden

Sonya Michaella    •    Rabu, 02 Aug 2017 10:22 WIB
politik brasil
Brasil Gelar Voting untuk Depak Presiden
Presiden Brasil Michel Temer. (Foto:EPA)

Metrotvnews.com, Rio de Janeiro: Voting atau pemungutan suara dilaksanakan oleh Brasil untuk memutuskan apakah Presiden Michel Temer harus meninggalkan kursi kepresidenan. 

Jika Temer gagal meraup suara dan hati warga Brasil, ia harus segera meninggalkan jabatannya, diskors selama enam bulan dan akan diadili Mahkamah Agung.

Temer dituduh menerima suap sebesar USD160 ribu dari perusahaan pembungkus daging J&F, yang juga dibantu oleh orang terdekat Temer dan mantan anggota kongres, Rodrigo Rocha Loures.

Suap pun diterima Temer secara bertahap. Diketahui, Temer kembali menerima suap sebesar USD12 juta yang dibayarkan selama sembilan kali oleh J&F untuk memuluskan bisnisnya.

Dikutip Guardian, Rabu 2 Agustus 2017, Temer secara tegas menampik tuduhan tersebut.

Pemungutan suara ini dijadwalkan akan digelar hari ini. Kuorum dibutuhkan sekitar 342 orang agar pemungutan suara bisa dimulai. Namun, banyak anggota parlemen yang masih belum mendaftarkan diri mereka.

Sejumlah ahli berpendapat, pemungutan suara ini akan sia-sia. Pasalnya, Temer masih mendapat dukungan kuat dari sekutu di dalam kongres yang sebagian besar terdiri dari anggota parlemen konservatif.

"Tidak akan ada cukup suara untuk mengalahkan Temer," kata seorang ahli dari Sao Paulo.

Temer sudah menghadapi demonstrasi anti-pemerintah selama berbulan-bulan mengenai reformasi fiskal dan penyelidikan korupsi yang sedang berlangsung. Banyak orang menyerukan agar dia mundur. Tapi Presiden terus-menerus membantah melakukan kesalahan dan menegaskan bahwa dia tidak akan pernah mengundurkan diri.





(FJR)