Trump Berjanji Rogoh USD1 Juta Bantu Korban Badai Harvey

Arpan Rahman    •    Sabtu, 02 Sep 2017 10:26 WIB
topan badai
Trump Berjanji Rogoh USD1 Juta Bantu Korban Badai Harvey
Presiden AS Donald Trump janjikan bantuan USD1 juta untuk korban Badai Harvey (Foto: AFP).

Metrotvnews.com, Washington: Donald Trump menjanjikan USD1 juta uangnya sendiri buat membantu korban Harvey. Terakhir, ribuan orang masih terus diselamatkan setelah terjadinya badai ini.
 
"Dia berjanji dengan rendah hati satu juta dolar dari kantong pribadinya demi menolong orang-orang di Texas dan Louisiana," kata sekretaris pers kepresidenan, Sarah Huckabee Sanders, dalam sebuah konferensi di Gedung Putih. 
 
"Dia ingin bergabung dalam upaya yang telah banyak orang lihat di seluruh negeri," tambahnya seperti dinukil Independent, Jumat 1 September 2017.
 
"Presiden belum memutuskan ke mana dia akan menyumbangkan uang tersebut. Dia benar-benar meminta saya agar memeriksa orang-orang di ruangan ini karena katanya kalian sangat ahli dalam penelitian dan telah banyak meliput di media yang terbaik dan paling efektif dalam membantu dan memberikan bantuan. Maka dia ingin mendengar beberapa saran dari orang-orang di sini dan saya akan dengan senang hati menyimaknya," Sanders berkata kepada wartawan.
 
Trump, tokoh pengusaha, telah dilecehkan di masa lalu karena menyumbang begitu sedikit dari pendapatannya untuk beramal daripada multi-miliarder lainnya. Harvey melanda ke pantai, akhir pekan lalu, sebagai badai paling dahsyat yang menghantam Texas dalam setengah abad.

(Baca: Jumlah Korban Tewas Badai Harvey Capai 35 Orang).
 
Wakil Presiden Mike Pence terbang ke Texas, pada Kamis, untuk memeriksa kehancuran. Dia mendarat di Corpus Christi, dekat titik Harvey menderu, Jumat lalu, dan pergi ke Rockport -- sebuah kota pantai kecil yang berpenduduk sekitar 10.000 orang yang juga tersapu badai.
 
"Anda semua telah menginspirasi bangsa ini dengan ketahanan dan keberanian Anda dan kami datang ke sini untuk memuji Anda dan mendorong Anda dan demi meyakinkan Anda bahwa kami akan ikut berada di sini," kata Pence kepada penduduk Rockport, dikutip ABC.
 
Pence kemudian mengungkapkan, pemerintahan Trump berharap Kongres "bergerak cepat" guna mengirim dana tunai federal kepada masyarakat dan bisnis di zona bencana Badai Harvey. Menambahkan bahwa lebih dari 300.000 orang telah terdaftar untuk bantuan bencana.
 
Wapres AS berjanji Gedung Putih akan mendukung korban Harvey, seraya bilang "akan bersamamu setiap hari sampai Texas pulih kembali secara lebih kuat dan lebih baik dari sebelumnya".
 
Trump juga mengunjungi Texas yang dilanda badai, awal pekan ini. Diperkirakan dia akan kembali ke wilayah tersebut, pada Sabtu.
 
Sanders mengatakan bahwa Presiden kemungkinan mengunjungi Houston -- yang lumpuh akibat badai, awal pekan ini -- dan Danau Charles, Louisiana, tempat Harvey menuju setelah mencurahkan rekor hujan di Texas.


Banjir yang melanda Houston, Texas (Foto: AFP).
 
Lone Star State masih kelimpungan digerus banjir yang tidak pernah terjadi sebelumnya disebabkan oleh badai. Tentara dan polisi dengan helikopter dan truk air khusus, pada Kamis, menyelamatkan ribuan orang Texas yang terlantar gara-gara banjir. Jumlah korban tewas dikonfirmasi sudah merangkak naik jadi 37 orang.
 
Di Beaumont, Texas, dokter dan perawat mengevakuasi sekitar 190 pasien dari sebuah rumah sakit yang menghentikan operasi setelah layanan dinas air di kota yang berpenduduk hampir 120.000 orang itu padam oleh badai tersebut.
 
"Kami tidak punya air. Air mati. Kami tidak bisa menjalankan dialisis (ginjal)," dan prosedur lainnya, kata petugas keamanan rumah sakit Devan Campbell, yang berjaga ketika sekitar 190 pasien dibawa keluar.
 
Rumah sakit umum daerah Houston dipadati masuknya pasien saat banjir bandang dari Badai Tropis Harvey mulai surut. Upaya penanganan dipersulit oleh kekurangan staf potensial karena badai yang menimpa kehidupan karyawan.
 
Lebih dari dua lusin administrator rumah sakit bertemu di Houston, pada Kamis, untuk membahas bagaimana mengkoordinasikan perawatan demi mengantisipasi lebih banyak pasien yang perlu dilayani fasilitas medis dalam beberapa hari mendatang, tatkala jalan raya lebih mudah diakses.
 
Sekitar 1.500 pasien harus dievakuasi dari 20 fasilitas, termasuk rumah sakit, panti jompo, dan fasilitas penampungan dengan bantuan, kata Darrell Pile, kepala dewan Penasehat Regional Texas Tenggara, yang pusat operasi bencana medisnya mengkoordinasikan tanggap darurat rumah sakit.
 
Secara keseluruhan, sekitar 779.000 orang Texas sudah diperintahkan evakuasi dari rumah mereka dan 980.000 lainnya telah melarikan diri dari mereka sendiri di tengah kekhawatiran bahwa waduk dan sungai yang jebol dapat menumpahkan banjir baru. Kendati Harvey turun ke tingkat depresi tropis, menuju ke pedalaman, menurut pelaksana tugas Menteri Keamanan Dalam Negeri, Elaine Duke.
 
Di Houston, petugas pemadam kebakaran berburu dalam pencarian blok-demi-blok rumah buat menyelamatkan korban yang selamat dan mengangkut sosok-sosok mayat.
 
Banjir pula menyebabkan rangkaian ledakan di sebuah pabrik kimia di timur laut Houston, di mana para pejabat memperingatkan bahwa lebih banyak ledakan kemungkinan akan terjadi.

(Baca: Ledakan Terdengar dari Pabrik Kimia di Tengah Banjir Harvey).

 
Otoritas Orange County, berbatasan dengan Beaumont sekitar 80 km timur Houston, pada Kamis, memerintahkan penduduk yang tersisa untuk dievakuasi dari daerah tersebut di tengah perkiraan bahwa luapan Sungai Neches akan mencapai puncaknya, pada Jumat, bisa-bisa mengancam pemukiman.
 
"Kami mengalami beberapa masalah dengan banjir di Neches," kata hakim Orange County Stephen Brint Carlton. "Itu pasti bisa mempengaruhi ribuan rumah, tapi kami tidak yakin berapa banyak orang yang masih berada di dalamnya," tuturnya cemas.

 

 


(FJR)

Bersama Membantu Rohingya

Bersama Membantu Rohingya

1 hour Ago

AUNG San Suu Kyi oleh dunia internasional sesungguhnya dinilai memiliki semua prasyarat yang diperlukan…

BERITA LAINNYA