Trump akan Tarik AS dari TPP di Hari Pertama Menjabat

Willy Haryono    •    Selasa, 22 Nov 2016 12:33 WIB
donald trump
Trump akan Tarik AS dari TPP di Hari Pertama Menjabat
Presiden terpilih Donald Trump melambaikan tangan ke arah awak media di klub golf miliknya di New Jersey, 20 November 2016. (Foto: AFP/DON EMMERT)

Metrotvnews.com, New York: Donald Trump menegaskan akan menarik Amerika Serikat (AS) dari perjanjian dagang Trans-Pasific Partnership (TPP) di hari pertamanya di Gedung Putih. 

Itu merupakan satu dari enam langkah awal Trump dalam "memprioritaskan kepentingan Amerika."

Pengusaha properti memaparkan daftar prioritas untuk 100 hari pertama kerjanya -- mulai dari isu keimigrasian hingga keamanan nasional -- dalam usaha "mereformasi Washington dan membangun kembali kalangan pekerja kelas menengah."

"Agenda saya akan didasarkan pada prisip sederhana: mendahulukan Amerika," ujar presiden terpilih Trump, seperti dilansir AFP, Senin (21/11/2016). 

"Dalam perdagangan, saya akan merilis pemberitahuan niat kami untuk mundur dari TPP, perjanjian yang berpotensi membahayakan negara kami," sambung dia, yang akan menjabat presiden pada 20 Januari 2017. 

Setelah menarik diri dari TPP, Trump berencana fokus pada kerja sama dagang "adil" dalam kerangka hubungan bilateral yang dinilainya akan membawa kembali pekerjaan dan industri ke AS.


Negara-negara anggota TPP. (Foto: AFP)

Merusak Ekonomi 

TPP dan perjanjian dagang North American Free Trade Agreement (NAFTA) disinggung-singgung Trump semasa kampanye. Trump menilai kedua perjanjian itu merusak perekonomian Negeri Paman Sam. 

Perwakilan dagang AS Michael Froman memperingatkan bahwa menarik diri dari TPP akan berdampak "serius" pada biaya strategis dan ekonomis AS. 

Sementara itu masih dalam tema melindungi pekerjaan untuk warga AS, Trump menegaskan dirinya akan meminta Departemen Tenaga Kerja untuk menginvestigasi penyalahgunaan program visa, yang "memotong jumlah pekerja Amerika."

Di bidang energi, Trump bertekad meningkatkan sektor minyak dan gas serta membawa kembali batubara. Rencana kebijakan itu akan memupuskan usaha Obama selama ini dalam mendorong energi terbarukan. 

Dalam perundang-undangan, Trump berjanji akan menghadirkan sebuah "aturan yang mengatur bahwa setiap ada peraturan baru, maka dua peraturan  lama harus dihilangkan."

 


(WIL)