Dubes Baru AS untuk Indonesia Ingin Cicipi Rendang

Fajar Nugraha    •    Jumat, 25 Nov 2016 20:40 WIB
indonesia-as
Dubes Baru AS untuk Indonesia Ingin Cicipi Rendang
Dubes Joseph R Donovan, Dubes AS untuk Indonesia yang baru (Foto: YouTube).

Metrotvnews.com, Washington: Kongres Amerika Serikat (AS) akhirnya menyetujui Joseph Donovan sebagai Duta Besar AS untuk Indonesia yang baru. Namun Dubes Donovan belum menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Joko Widodo.
 
Dubes Donovan pun sudah mengumumkan penunjukkannya melalui akun Youtube resmi Kedubes AS untuk Indonesia. Melalui pesan video, Dubes Donovan memaparkan apa yang diinginkannya dalam hubungan Indonesia dan Amerika Serikat (AS) ke depan, khususnya setelah Donald Trump terpilih sebagai Presiden ke-45 AS.
 
Dalam perkenalannya, Dubes Donovan ingin dipanggil dengan sebutan Joe. Dirinya mengaku akan merasa senang tinggal dan bekerja di Indonesia.
 
 
"Indonesia adalah mitra penting bagi AS. Kita bekerja sama untuk menangani isu-isu global. Seperti perlindungan lingkungan dan penangkapan ikan ilegal," tutur Dubes Donovan, seperti dikutip dari YouTube Kedubes AS di Jakarta, Jumat (25/11/2016).
 
"Sebagai negara demokrasi terbesar kedua dan ketiga di dunia, Kita kuat dan maju karena keberagaman dan toleransi yang merupakan dasar negara kedua negara," imbuhnya.
 
Dubes Donovan menyebutkan dirinya bisa bekerja sama dengan Indoensia untuk memperkuat kemitraan strategis, seperti yang dicanangkan pada saat Presiden Jokowi berkunjung ke Gedung Putih pada 2015.
 
Peningkatan perdagangan dan investasi antara kedua negara, menjadi perhatian bagi Dubes Donovan. Termasuk juga mendorong siswa dan kaum profesional untuk saling mengenal melalui pertukaran pendidikan.
 
"Tapi sebelum saya pergi ke Jakarta saya ingin mendengar dari anda semua. Indonesia punya banyak tempat indah dan makanan lezat. Mulai soto Betawi dari jakarta hingga rendang dari Padang," tanyanya.
 
"Apa yang saya dan istri, Mei Chou, lakukan untuk petama kali. Tempat apa yang harus kami kunjungi makanan apa yang harus dicoba," ujarnya sambil meminta rekomendasi. 
 
Donovan yang dinominasikan oleh Obama ini, dikenal sebagai sosok diplomat karier Kementerian Luar Negeri AS. Pria yang memiliki karier panjang ini, jabatannya terakhirnya adalah Managing Director untuk  Washington Office of the American Institute in Taiwan, yang dijabatnya sejak 2014.
 
Sebelumnya Donovan menjabat sebagai penasihat kebijakan luar negeri untuk Kepala Staf militer di Pentagon sejak 2012 hingga 2014 dan juga mengajar di National Defense University in Washington, mulai 2011 hingga 2012. 
 
Dia juga pernah memegang posisi wakil direktur Biro Urusan Asia Timur dan Pasifik di Kemenlu AS pada 2009 hingga 2011. Selain itu pada 2008 hingga 2009, Donovan menjabat sebagai Konsul Jenderal AS di Hong Kong pada 2008 hingga 2009 dan juga Wakil Duta Besar AS di Tokyo sejak 2005 hingga 2008.



(FJR)

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

1 day Ago

Bali Democracy Forum (BDF) IX resmi ditutup. Sejak pertama kali diadakan pada 2008, tingkat keikutsertaan…

BERITA LAINNYA