Demi Korut, AS Tunda Latihan dengan Korsel

Arpan Rahman    •    Sabtu, 20 Oct 2018 18:04 WIB
korea utaraAmerika Serikat-Korea Utara
Demi Korut, AS Tunda Latihan dengan Korsel
Latihan gabungan kapal AS dan Korsel pada 12 November 2017. (Foto: AFP/STR/South Korea Defence Ministry)

Washington: Amerika Serikat dan Korea Selatan sepakat menunda latihan militer gabungan untuk membantu mendorong upaya diplomatik dengan Korea Utara berjalan ke arah positif. Latihan gabungan dikhawatirkan membuat Korut enggan melanjutkan upaya menerapkan denuklirisasi di Semenanjung Korea.

"Penundaan latihan bernama Vigilant Ace dilakukan agar proses diplomatik (dengan Korut) terus berlanjut," ucap juru bicara Kementerian Pertahanan AS atau Pentagon, Dana White, seperti disitir dari kantor berita Independent, Sabtu 20 Oktober 2018.

Pengumuman muncul saat Menhan AS James Mattis sedang berada di Singapura untuk bertemu deretan menhan Asia.

Vigilant Ace adalah satu dari beberapa latihan yang ditunda agar Korut bersedia melakukan dialog lanjutan menuju denuklirisasi. Terakhir kalinya Vigilant Ace digelar adalah pada Desember 2017.

Juni lalu, Pentagon membatalkan latihan Freedom Guardian setelah Presiden AS Donald Trump menentangnya saat pertemuan bersejarah dengan pemimpin Korut Kim Jong-un di Singapura. Trump kala itu menyebut Freedom Guardian provokatif dan juga mahal.

White menyebut Mattis dan Menhan Korsel "berkomitmen memodifikasi latihan gabungan untuk memastikan kesiagaan kedua pasukan." "Mereka bertekad menjaga koordinasi dan mengevaluasi latihan-latihan di masa mendatang," lanjut dia.


(WIL)