Wali Murid di AS Menyandera Guru Selama Enam Jam di Sebuah SD

Arpan Rahman    •    Rabu, 01 Nov 2017 15:08 WIB
penyanderaan
Wali Murid di AS Menyandera Guru Selama Enam Jam di Sebuah SD
Ilustrasi: Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, California: Seorang wali murid membarikade sebuah kelas sekolah dasar dan menyandera seorang guru di Southern California selama enam jam. Lantas sebuah tim SWAT menyerbu ruangan tersebut.
 
Pelaku pria terluka dalam sebuah penembakan yang melibatkan polisi. Ia dirawat di sebuah rumah sakit, menurut petugas polisi Riverside, Ryan Railsback, Selasa malam. 
 
Guru yang diidentifikasi oleh Riverside Unified School District sebagai Linda Montgomery, tidak terluka dalam insiden di Castle View Elementary School di Riverside, sekitar 80 kilometer sebelah timur Los Angeles.
 
Insiden ditengarai dimulai ketika orang tua itu mencoba membawa anaknya dari sekolah dan ditolak, kata seorang petugas penegak hukum yang melakukan penyelidikan. Ditekankan bahwa informasi tersebut bersifat pendahuluan dan polisi masih berupaya mengumpulkan motif sebenarnya.
 
Para negosiator polisi bekerja untuk meredakan situasi selama berjam-jam. Namun keputusan untuk menyerbu ke kelas akhirnya harus dilakukan, kata Railsback.
 
"Kami sudah dalam kekhawatiran akan keamanan korban sepanjang hari," katanya, menambahkan bahwa Montgomery juga dibawa ke rumah sakit sebagai tindakan pencegahan.
 
"Saya tidak bisa membayangkan apa yang dia alami," kata Railsback. "Dia akan mengalami trauma emosional, tapi kami senang dia hidup dan dia aman sekarang," sambungnya seperti disitir NBC News, Rabu 1 November 2017.
 
Tidak ada siswa yang berada di kelas saat itu, dan anak-anak di sekolah dievakuasi ke taman terdekat, kata Justin Grayson, juru bicara Riverside Unified School District. Sekolah tersebut mengatakan semua siswa telah diselamatkan.
 
Pejabat sekolah menyebutkan bahwa belajar-mengajar akan dibatalkan selama sisa pekan ini. Para pembimbing dan staf pendukungnya akan disiapkan di sekolah terdekat bagi siapa saja yang membutuhkan dukungan emosional ekstra, kata Justin Grayson, juru bicara Riverside Unified School District.
 
Inspektur David Hansen mengatakan bahwa kejadian mengerikan itu akan memicu evaluasi ulang bagaimana caranya agar sekolah lebih aman di masa depan.
 
"Karena amat disayangkan kejadian ini, sehingga akan ada sesuatu yang kita pelajari, dan kita akan terus meninjau dan meningkatkan langkah-langkah keamanan kita," pungkasnya.



(FJR)