Trump Tegaskan Pasukan AS Segera Ditarik dari Suriah

Willy Haryono    •    Senin, 16 Apr 2018 10:21 WIB
amerika serikatkrisis suriahkonflik suriah
Trump Tegaskan Pasukan AS Segera Ditarik dari Suriah
Presiden AS Donald Trump bersiap memberikan keterangan mengenai situasi Suriah di Gedung Putih, Washington, 13 April 2018. (Foto: AFP/MANDEL NGAN)

Washington: Misi Amerika Serikat di Suriah "tidak berubah," dan Presiden Donald Trump menginginkan semua pasukannya pulang ke rumah sesegera mungkin. 

Pernyataan disampaikan Gedung Putih, beberapa jam usai Presiden Prancis Emmanuel Macron mencoba meyakinkan Trump agar AS tetap terlibat dalam perang di Suriah "untuk jangka panjang."

Baca: Prancis Minta Pasukan AS Tetap Ada di Suriah

"Presiden sudah mengatakan dengan jelas dia ingin pasukan AS pulang secepat mungkin," ujar Kepala Pers Gedung Putih Sarah Sanders, seperti dilansir AFP, Minggu 15 April 2018. 

"Kami bertekad untuk menghancurkan ISIS dan menciptakan kondisi yang mencegah grup itu bangkit kembali. Kami mengharapkan sekutu serta mitra regional kami untuk bertanggung jawab secara militer dan finansial untuk mengamankan kawasan," lanjut dia.

Sebelumnya, Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Nikki Haley membuka kemungkinan adanya serangan lanjutan ke Suriah.

Ia mengklaim telah berbicara dengan Trump, yang menegaskan akan kembali menyerang jika Suriah berani menggunakan senjata kimia lagi di masa mendatang.

Serangan koalisi Barat pada Sabtu kemarin adalah respons atas dugaan penggunaan senjata kimia di Douma, Ghouta Timur, pada 7 April. Koalisi Barat terdiri dari AS, Inggris dan Prancis. 

Suriah dan sekutunya, Rusia, membantah terlibat dalam serangan kimia di Douma. Pemerintahan Suriah di bawah Presiden Bashar al-Assad mengecam serangan koalisi Barat dan menganggapnya sebagai sebuah agresi. 

 


(WIL)