Trump Nilai Brexit Berpotensi Rusak Hubungan AS-Inggris

Willy Haryono    •    Selasa, 27 Nov 2018 10:09 WIB
amerika serikatuni eropadonald trumpbrexit
Trump Nilai Brexit Berpotensi Rusak Hubungan AS-Inggris
Presiden AS Donald Trump (kanan) berjabat tangan dengan PM Inggris Theresa May di New York, 26 September 2018. (Foto: AFP/NICHOLAS KAMM)

Washington: Presiden Donald Trump menilai hubungan Amerika Serikat dengan Inggris, terutama dalam sektor perdagangan, mungkin akan terganggu jika London resmi memisahkan diri dari keanggotaan Uni Eropa.

Desember mendatang, Parlemen Inggris akan memutuskan untuk menerima atau menolak perjanjian Brexit. Brexit, singkatan dari British atau Britain Exit, adalah istilah bagi berpisahnya Inggris dari UE.

"Kita harus melihat apakah nantinya (setelah berpisah dari UE) Inggris diizinkan untuk melakukan hubungan dagang," sebut Trump, seperti disitat dari kantor berita AFP, Senin 26 November 2018.

"Jika kita melihat isi dari perjanjiannya, mereka mungkin tidak dapat berdagang dengan kita, dan itu bukan suatu hal yang baik," lanjut dia.

Trump berharap Perdana Menteri Inggris Theresa May "dapat melakukan sesuatu" agar hubungan London dengan Washington tetap berjalan baik.

Baca: Perbankan Inggris Siap Antisipasi Skenario Terburuk Brexit

Minggu 25, PM May dan 27 negara anggota UE akhirnya menyepakati perjanjian Brexit setelah bernegosiasi selama lebih kurang 17 bulan. Perjanjian ini harus mendapat persetujuan dari Parlemen Inggris agar dapat diberlakukan.

Sebelumnya, PM May telah menuliskan sebuah surat yang berisi ajakan kepada masyarakat Inggris untuk mendukung perjanjian Brexit. Dalam surat tersebut, PM May mendorong warga untuk mau memulai era baru demi persatuan politik saat nanti Inggris benar-benar resmi meninggalkan UE.

"Saya ingin momen ini menjadi momen pembaharuan dan rekonsilisasi untuk seluruh warga. Parlemen akan memiliki kesempatan untuk mengesahkan kesepakatan yang sangat berarti tersebut," lanjut dia.


(WIL)