Jelang KTT G20, Argentina Lakukan Operasi Keamanan

Fajar Nugraha    •    Kamis, 29 Nov 2018 06:31 WIB
argentinaktt g20
Jelang KTT G20, Argentina Lakukan Operasi Keamanan
Jelang KTT G20 polisi Argentina akan lakukan operasi keamanan skala besar. (Foto: AFP)

Buenos Aires: Argentina akan meluncurkan operasi keamanan besar-besaran dalam beberapa hari mendatang untuk memastikan pertemuan KTT G20 berjalan dengan tenang. Pertemuan akan berlangsung pada 30 November hingga 1 Desember 2018.

Pihak keamanan menyerukan libur untuk bank nasional pada Jumat dan menutup bisnis utama dari distrik-distrik yang berada di Buenos Aires. Pelaku usaha sendiri gusar bahwa mereka tidak akan mendapatkan keuntungan pada Jumat dan Sabtu.

Sementara di lain pihak, pengunjuk rasa antiglobalisasi bersiap untuk melakukan aksinya. Pemerintah pun telah telah menyarankan siapa pun yang tidak terlibat dalam G20 untuk mengambil libur pada Jumat dan keluar kota untuk akhir pekan yang panjang.

KTT Kelompok 20 tahun ini, di mana para pemimpin dari 20 negara industri dunia. Beberapa wilayah di Buenos Aires pun sudah diisolasi dan dinyatakan tertutup mulai Kamis 29 November malam hingga Minggu  2 Desember waktu setempat.

Protes sudah menjadi pemandangan umum dari KTT G20 terdahulu. Kerusuhan parah terjadi saat militan antikapitalis berkerudung bentrok dengan polisi di KTT tahun lalu di Hamburg, Jerman. Mereka membakar mobil, menghancurkan toko-toko dan melukai petugas.

Bank, pasar dan kantor pemerintah akan ditutup di Buenos Aires pada Jumat.
"Rekomendasi kami adalah menggunakan akhir pekan panjang untuk pergi," kata Menteri Keamanan Patricia Bullrich, seperti dikutip AFP, Kamis, 29 November 2018.

"Liburkan diri setelah bekerja pada Kamis karena kota akan menjadi sangat tertutup. Langkah-langkah keamanan kami akan sangat kuat dan keputusan yang akan kami buat jika ada kekerasan akan segera terjadi," katanya.

Demonstran memblokir sebagian jalan utama Buenos Aires, Avenida 9 de Julio, pada Rabu sebagai protes pemotongan subsidi dan langkah-langkah penghematan lainnya yang diadopsi oleh Presiden Mauricio Macri. Kekhawatiran keamanan meningkat setelah perkelahian di luar stadion sepak bola Buenos Aires akhir pekan lalu.

Namun, Bullrich mengatakan Buenos Aires siap untuk G20, dengan 22.000 polisi dan pasukan keamanan di tangan untuk memastikan KTT berjalan dengan damai.

Ribuan demonstran Argentina berhaluan kiri diperkirakan akan melakukan aksi protes pada Jumat sore waktu setempat. Mereka akan dibatasi ke daerah 2,5 kilometer yang tidak akan mencakup dua markah tanah yang pada awalnya direncanakan akan mereka capai: pusat Obelisk dan Plaza de Mayo. Menurut para aktivis lokasi ini adalah dua titik fokus bersejarah untuk protes di Argentina.


(FJR)