AS Tahan Bantuan PBB Senilai Rp866 Miliar untuk Palestina

Whisnu Mardiansyah    •    Rabu, 17 Jan 2018 09:35 WIB
israel palestinadonald trumppalestina israel
AS Tahan Bantuan PBB Senilai Rp866 Miliar untuk Palestina
Warga Palestina membakar bendera Amerika Serikat (AS) sebagai bentuk protes (Foto: AFP).

Washington: Pemerintah Amerika Serikat mengirim bantuan senilai USD60 juta untuk badan pemulihan dan pekerja PBB (UNRWA) Selasa 16 Januari ini. Namun, sekitar USD65 juta atau sekitar Rp866,2 miliar sisanya tersebut ditahan oleh Pemerintah Amerika Serikat.

Seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS mengatakan Washington menahan lebih dari separuh pembiaayaan sukarela ke lembaga PBB tersebut. AS mendesak negara lain untuk membiayai lebih bantuan untuk Palestina.

"Ada kebutuhan untuk mengecek ulang pendanaan dan operasional di UNRWA," kata salah seorang pejabat yang enggan disebutkan namanya seperti dilansir AFP.

Seperti diketahui, UNRWA telah memberikan bantuan dana perawatan kesehatan, bantuan darurat, dan pendidikan kepada warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza dan negara-negara arab semenjak tahun 1950.

Amerika Serikat merupakan salah negara pendonor terbesar dengan menyumbangkan sukarela ke lembaga ini. Negeri Paman Sam menyumbang hampir 30 persen dari total pendapatan UNRWA. 

AS sesumbar tanpa bantuan darinya, operasional UNRWA terancam ditutup karena beresiko kehabisan dana untuk masa depan. 

Menaggapi hal ini, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengaku prihatin atas sikap AS memangkas bantuan untuk rakyat Palestina. Ia masih berharap AS mau mempertahankan pendanaannya di Palestina. 

"UNRWA bukanlah institusi Palestina tapi lembaga PBB yang berperan penting faktor stabilitas di Timur Tengah," ucapnya.


(CIT)