Pria AS yang Sepakat Jadi Pelaku Bom Bunuh Diri Didakwa

Willy Haryono    •    Kamis, 08 Jun 2017 19:31 WIB
isis
Pria AS yang Sepakat Jadi Pelaku Bom Bunuh Diri Didakwa
Seorang militan membawa bendera ISIS.

Metrotvnews.com, Washington: Seorang pria berumur 27 tahun asal Amerika Serikat yang bergabung dengan kelompok militan Islamic State (ISIS) dan sepakat menjadi pelaku bom bunuh diri didakwa di pengadilan Negeri Paman Sam, Rabu 7 Juni 2017. 

Mohamad Jamal Khweis bertolak ke Raqqa, Suriah, pada Desember 2015 setelah berhenti dari pekerjaannya, menjual mobil dan menutup akun media sosial. 

Tim jaksa penuntut mengatakan pihak keluarga tidak mengetahui rencana Khweis. 

Dalam persidangan, Khweis mengaku menghabiskan 2,5 bulan sebagai anggota ISIS, mengikuti latihan militer dan tinggal di beberapa rumah. 

"Saat Khweis bergabung dengan ISIS, dia setuju untuk menjadi pelaku bom bunuh diri," ucap pernyataan Kementerian Hukum AS, seperti dilansir AFP

Ia ditangkap prajurit pasukan Kurdish Peshmerga di Tal Afar, Irak, pada Maret 2016. 

"Khweis bukan pria naif yang tidak mengetahui apa yang sedang diperbuatnya," kata Dana Boente, asisten jaksa agung untuk keamanan nasional dan jaksa distrik timur Virginia. 

"Dia adalah pria 27 tahun yang mempelajari hukum kriminal semasa kuliah. Dia merencanakan perjalanannya untuk menghindari kecurigaan petugas, mengenkripsi komunikasinya dan menyiapkan beragam alibi," sambung dia. 

Seorang juri federal melayangkan tiga dakwaan kepada Khweis, termasuk menyediakan material untuk ISIS dan kepemilikan senjata api. Khweis akan divonis pada 13 Oktober dan menghadapi hukuman penjara minimal lima tahun dan maksimal seumur hidup.


(WIL)