Kunjungi Arab Saudi, Trump Jual Senjata Senilai USD100 Miliar

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 20 May 2017 07:31 WIB
pemerintahan as
Kunjungi Arab Saudi, Trump Jual Senjata Senilai USD100 Miliar
Kunjungan Donald Trump ke Arab Saudi akan disertai pula kontrak penjualan senjata. (Foto: AFP).

Metrotvnews.com, Washington: Kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump selama tiga hari ke Arab Saudi, akan disertai pula kontrak penjualan senjata.
 
Kontrak tersebut bernilai USD100 miliar kepada kerajaan di Timur Tengah itu. Pemimpin Arab Saudi juga telah mengundang puluhan pemimpin dari negara-negara Islam untuk bertemu dengan Trump.
 
Arab Saudi dan Israel adalah dua negara pembeli senjata terbesar dari Amerika. Presiden Joko Widodo pada Jumat 19 Mei juga memastikan ia juga akan hadir dalam pertemuan itu. 
 
Bagi pemerintah Indonesia pertemuan ini dianggap penting karena merupakan yang pertama kalinya antara Presiden Amerika yang baru dan pemimpin negara-negara Islam. Para pemimpin akan membahas berbagai isu yang memprihatinkan semua pihak, khususnya yang menyangkut perjuangan melawan kelompok-kelompok radikal dan teroris.
 
Presiden Trump, yang sedang menghadapi sejumlah skandal politik di dalam negeri, berusaha untuk memanfaatkan kunjungan ini untuk menunjukkan bahwa Amerika adalah pemimpin global yang akan membantu terciptanya aliansi baru dengan para pemimpin Islam untuk melawan teroris radikal.
 
"(Aliansi) ini akan menghilangkan kesan bahwa Amerika adalah anti-Islam," kata Menteri Luar Negeri Saudi Arabia Adel al-Jubair kepada wartawan belum lama ini.
 
Sementara anggota DPR AS dari partai Demokrat Thomas Suozzi, menyebutkan, "Penting bagi presiden untuk merangkul negara-negara yang penduduknya mayoritas Islam dan berusaha mengetahui siapa yang menjadi kawan dan bekerja sama dengan mereka untuk melawan musuh bersama."
 
"Kita harus mengakui bahwa kebanyakan warga Muslim di dunia adalah rakyat pencinta damai, yang punya kepercayaan dan keyakinan teguh, dan bertujuan untuk menciptakan dunia yang harmonis," kata Suozzi, anggota komisi urusan luar negeri DPR AS, seperti dikutip VOA Indonesia, Sabtu 20 Mei 2017.
 
Kunjungan Trump ini menjadi yang pertama baginya keluar negeri sebagai Presiden AS. Arab Saudi pun akan memberikan sambutan kerajaan bagi Trump.



(FJR)