Lupa Paspor, Putra Pelatih Klub Chapecoense Lolos dari Kecelakaan Pesawat

Fajar Nugraha    •    Rabu, 30 Nov 2016 12:56 WIB
pesawat jatuh
Lupa Paspor, Putra Pelatih Klub Chapecoense Lolos dari Kecelakaan Pesawat
Caio Junior, pelatih tim Chapecoense yang tewas dalam kecelakaan (Foto: AFP).

Metrotvnews.com, Brasilia: Putra dari pelatih klub sepakbola Brasil, Chapecoense, lolos dari kecelakaan maut pesawat yang jatuh di Kolombia. Namun malang, sang ayah turut menjadi korban tewas dalam kejadian ini.
 
Matheus Saroli, putra dari Caio Junior, tidak turut dalam pesawat LAMIA dengan nomor penerbangan 2933 yang jatuh di dekat Medellin, Kolombia pada Senin 28 November. Karena paspornya tertinggal, membuatnya lolos dari maut.

(Baca: Kecelakaan Pesawat Kolombia Tewaskan 76 Orang).
 
Pria berusia 25 tahun itu seharusnya ikut serta dalam penerbangan ketika dari Sao Paolo menuju Bolivia. Melalui Instagram, dirinya mengaku lupa  paspor dan gagal naik ke pesawat tersebut.
 
"Kawan, saya, adik dan ibu dalam kondisi baik. Kami butuh kekuatan dan waktu untuk diri sendiri, terutama ibu saya," tulis Matheus, dalam akun Instagram, seperti dikutip Express.co.uk, Rabu (30/11/2016).
 
"Terima kasih untuk pesan kalian. Saya berada di Sao Paulo saat ini dan saya tidak ikut naik pesawat karena lupa membawa paspor," lanjut Matheus.
 
"Kami tetap kuat dan akan melewati masa ini. Terima kasih untuk pesan kalian semua," imbuhnya.
 
71 orang tewas dalam kecelakaan ini. Sementara enam orang berhasil diselamatkan, termasuk tiga orang pemain dari Chapecoense.
 
Hingga saat ini penyebab jatuhnya pesawat masih diselidiki. Namun pihak berwenang tidak mementahkan kemungkinan pesawat kehabisan bahan bakar saat jatuh di dekat Medellin.
 
Kotak hitam pesawat berhasil ditemukan
 
Tim pencari dalam kecelakaan pesawat di Kolombia berhasil menemukan kotak hitam dari pesawat yang jatuh. (Baca: Kotak Hitam Pesawat yang Jatuh di Kolombia Berhasil Ditemukan).
 
seorang pejabat Brasil yang mengikuti proses pencarian korban mengatakan, pilot mengajukan pendaratan darurat karena masalah mekanis, tetapi penyebab pasti jatuhnya pesawat masih belum diketahui.
 
Menurutnya, kotak hitam dari pesawat bisa memberi tahu apa yang sebenarnya terjadi. Rekaman data dan rekaman percakapan kokpit dari pesawat yang beroperasi sesaat sebelum jatuh, bisa membuka tabir tragedi ini.  

 


(FJR)