Gali Kuburan Massal, Penyelidik Meksiko Temukan 41 Jasad

Arpan Rahman    •    Jumat, 25 Nov 2016 16:52 WIB
geng meksiko
Gali Kuburan Massal, Penyelidik Meksiko Temukan 41 Jasad
Kuburan massal yang ditemukan di Meksiko (Foto: Reuters)

Metrotvnews.com, Zitala: Para penyelidik Meksiko telah menemukan 32 mayat dan sembilan potongan kepala dari kuburan yang tersembunyi di bagian selatan negara bagian Guerrero antara 22 dan 24 November. 
 
Mayat-mayat itu ditemukan dari 17 lubang di desa Pochahuixco, kawasan di kota Zitala, yang dilanda kekerasan akibat pertempuran antara kartel narkoba.
 
"Penemuan ini mengerikan," kata Roberto Alvarez, juru bicara keamanan negara bagian Guerrero, seperti disitir IB Times, Jumat (25/11/2016).
 
Mayat-mayat yang ditemukan, termasuk 31 pria dan seorang wanita. Dalam sebuah pernyataan, Alvarez mengatakan bahwa jenazah tersebut dibawa ke ibukota negara bagian, Chilpancingo, dan sejauh ini tidak ada penangkapan yang dilakukan. Namun, tentara masih mencari kuburan tersembunyi lain.
 
Menurut AFP, kartel narkoba di Meksiko biasa mengubur korban-korban mereka di lubang tersembunyi di seluruh negeri. Imbasnya, aparat pemerintah sering menemukan sisa-sisa manusia. 
Pada akhir 2013 dan awal 2014, setidaknya 75 mayat digali dari 37 kuburan yang tersembunyi di perbatasan antara negara bagian di kawasan barat, Jalisco dan Michoacan.
 
Guerrero adalah salah satu negara bagian yang paling ganas di Meksiko dan diduga salah satu lumbung opium utama, di mana geng narkoba seperti Guerreros Unidos dan Los Rojos terus terlibat dalam perseteruan brutal untuk mengendalikan operasi kriminal.
 
Selanjutnya, laporan mengatakan bahwa sekitar 24 orang tewas di negara bagian itu antara 19 dan 20 November. Mayat sembilan orang, lima di antaranya dimutilasi, ditemukan di pinggir jalan. Selusin orang lain diculik di kawasan berbeda di negara bagian tersebut, pekan lalu.
 
Guerrero juga terkenal karena lenyapnya 43 mahasiswa pada September 2014 dari kota Iguala, menjadi sebuah kasus yang menarik perhatian internasional.



(FJR)

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

1 day Ago

Bali Democracy Forum (BDF) IX resmi ditutup. Sejak pertama kali diadakan pada 2008, tingkat keikutsertaan…

BERITA LAINNYA