Pengakuan Trump soal Pertemuan Putranya dengan Rusia

Sonya Michaella    •    Senin, 06 Aug 2018 11:59 WIB
pemilu asas-rusia
Pengakuan Trump soal Pertemuan Putranya dengan Rusia
Donald Trump Jr (kiri) dan Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP)

Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui bahwa pertemuan putranya, Donald Trump Jr. dengan seorang pengacara Rusia, Natalia Veselnitskaya, pada 2016 silam, benar adanya.

Namun, ia menegaskan bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang lawan.

"Pertemuan itu untuk mendapatkan informasi tentang lawan. Pertemuan seperti itu legal dan sering dilakukan dalam politik," kata Trump, dikutip dari AFP, Senin 6 Agustus 2018.

Peristiwa tersebut mendapat sorotan tajam dari Robert Mueller yang kini menjadi ketua tim penyelidik keterlibatan Rusia di pemilu AS 2016, bersama FBI.

Saat itu, pertemuan digelar di Trump Tower di New York. Tak hanya putranya, menantunya sekaligus suami Ivanka Trump, Jared Kushner juga hadir serta ketua kampanye Trump, Paul Manafort.

Trump Jr. mengakui, kala itu, pertemuannya dengan Veselnitskaya untuk membahas proses adopsi anak-anak Rusia yang akan dilakukan Amerika.

Sehari kemudian, Trump Jr. mengakui lagi bahwa pertemuan itu juga untuk mendapatkan informasi untuk  menyerang Hillary Clinton, rival ayahnya pada pemilu.

Beberapa hari lalu, Trump meminta Jaksa Agung AS Jeff Sessions untuk menghentikan investigasi khusus Kementerian Kehakiman soal campur tangan Rusia dalam Pemilu Presiden AS 2016.

Ia menyebut, penyelidikan yang dilakukan Mueller penuh dengan kecurangan. 

Seperti diketahui sebelumnya, Rusia dituduh mencampuri proses pemilu di AS yang memenangkan Donald Trump pada 2016. Hal ini termasuk beberapa peretasan yang dilakukan oleh pihak Rusia seperti dituduhkan oleh para lawan politik Trump.


(WIL)