KJRI Chicago Dorong Perusahaan AS Berbisnis di Indonesia Timur

   •    Selasa, 06 Mar 2018 08:19 WIB
indonesia-as
KJRI Chicago Dorong Perusahaan AS Berbisnis di Indonesia Timur
Pertemuan Konjen RI di Kamar Dagang (Chamber of Commerce) Wichita. (Foto: KJRI Chicago)

Chicago: Banyak peluang bisnis yang dapat dimanfaatkan oleh perusahaan AS di Indonesia Timur yang saat ini sedang giat membangun, khususnya di sektor infrastruktur. Demikian disampaikan Konjen RI Chicago, Rosmalawati Chalid dalam pertemuan dengan Textron Aviation Inc., Black & Veatch Company, Interim Kansas Secretary of Commerce, Mr. Robert North, dan dengan President & CEO Wichita Chamber of Commerce, Mr. Gary Plummer dan Wichita City Councilman, Mr. Jeff Blubaugh.

Pertemuan-pertemuan dilakukan dalam rangka kunjungan kerja Konjen Rosmalawati ke Topeka, Overland Park dan Wichita di negara bagian Kansas, AS. Ini merupakan upaya meningkatkan hubungan dagang dan investasi serta menjajaki potensi serta peluang bisnis yang dapat digarap lebih lanjut di masa mendatang. 

Wichita Chamber of Commerce telah menyatakan kesediaannya untuk bekerja sama dengan KJRI Chicago untuk penyelenggaraan forum bisnis di Wichita.


Pertemuan Konjen RI dengan Interim Kansas Secretary of Commerce. (Foto: KJRI Chicago)

"Geografis Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau membutuhkan dukungan infrastruktur yang kuat, antara lain dari sektor transportasi dan telekomunikasi yang menjadi sektor andalan Textron Aviation Inc. dan Black & Veatch Company," kata Konjen Rosmalawati, dalam keterangan tertulis kepada Medcom.id.

"Kerja keras Indonesia dalam meningkatkan kemampuan ekonomi dalam tiga tahun ini telah terbukti dengan GDP Indonesia tembus USD1 triliun, dan naiknya Indonesia dalam peringkat ease of doing business dari 91 menjadi 72," ujar Konjen Rosmalawati.

Konjen Rosmalawati menekankan, Indonesia dalam tiga tahun terakhir telah banyak berubah, khususnya dengan sejumlah perbaikan kebijakan di bidang ekonomi yang lebih business friendly.

Dalam hal perdagangan bilateral, Indonesia dan Kansas saling melengkapi. Masih banyak komoditas unggulan Indonesia yang dapat dipasarkan di negara bagian tersebut, seperti produk kulit, tekstil, alas kaki, dll. 


Kunjungan Konjen RI ke Black & Veatch Company. (Foto: KJRI Chicago)

"Ekspor Indonesia ke Kansas mencapai USD149,902 juta dan impor Indonesia dari Kansas sebesar USD78,921 juta. Indonesia surplus sebesar USD70,981 juta. Komoditas yang diperdagangkan kedua pihak adalah komoditas yang saling melengkapi," ungkap Billy Anugrah, Kepala ITPC Chicago.

Masih dalam kunjungan tersebut, Konjen Rosmalawati mengapresiasi Textron Aviation Inc dan Black & Veatch Company yang telah berbisnis di Indonesia selama beberapa dekade.

Kansas merupakan salah satu wilayah kerja KJRI Chicago dari 13 negara bagian di kawasan Midwest, yaitu, Illinois, Indiana, Iowa, Kentucky, Michigan, Minnesota, Missouri, Nebraska, North Dakota, South Dakota, Ohio, dan Wisconsin.

Kansas berada di peringkat ke-26 dari negara bagian AS untuk kategori economic outlook, dengan Gross State Products sebesar USD148 miliar di tahun 2017. Ekonomi Kansas didominasi industri penerbangan dengan beberapa produsen pesawat terbang besar seperti Cessna, Learjet dan Spirit Aero Systems.

Pada akhir kunjungan kerja, Konjen Rosmalawati sempat mengadakan pertemuan dengan sejumlah WNI yang berada di Wichita. Salah satu yang disampaikan Konjem Rosmalawati adalah informasi mengenai pelaksanaan pemilu presiden tahun 2019.


Pertemuan Konjen RI dengan WNI di Wichita. (Foto: KJRI Chicago)


(WIL)


Strategi AS Tandingi Tiongkok di Afrika

Strategi AS Tandingi Tiongkok di Afrika

51 minutes Ago

Amerika Serikat mengumumkan strategi baru untuk Afrika, benua yang belakangan banyak dirangkul…

BERITA LAINNYA