Comey Ajak Warga AS Bersama-sama Depak Trump di 2020

Willy Haryono    •    Senin, 10 Dec 2018 11:37 WIB
amerika serikatdonald trump
Comey Ajak Warga AS Bersama-sama Depak Trump di 2020
Mantan Kepala FBI James Comey di Washington, 7 Desember 2018. (Foto: AFP/ALEX EDELMAN)

New York: Mantan Kepala Biro Investigasi Federal (FBI) James Comey mengajak warga Amerika Serikat untuk mengakhiri kepemimpinan Donald Trump lewat kemenangan "total" dalam pemilihan umum di tahun 2020. 

"Semua orang harus menggunakan semua kekuatan untuk memastikan kebohongan berakhir pada 20 Januari 2021," ujar Comey, merujuk pada tanggal terakhir masa kepemimpinan Trump jika dirinya tidak berlanjut ke periode kedua.

Berbicara dalam sebuah acara di New York, ia meminta semua politikus Partai Demokrat untuk mengesampingkan perbedaan dan bersatu melawan Trump. Ia meminta Demokrat menominasikan calon presiden terbaik.

"Saya memahami Demokrat sedang berdebat mengenai siapa yang seharusnya menjadi kandidat mereka," tutur Comey kepada Nicolle Wallace dari media MSNBC, Minggu 9 Desember 2018. 

"Tapi mereka harus menang. Mereka harus benar-benar menang," lanjut dia.

Selama lebih kurang satu jam, Comey terus berbicara mengenai karakter Trump yang dianggapnya sudah mirip dengan bos mafia. Saat ditanya apakah Trump terkait dengan sejumlah kejahatan yang sedang diselidiki pengacara khusus Robert Mueller, Comey menjawab tidak tahu.

"Tapi jika memang tidak terlibat, saya rasa dia (Trump) berada dekat (dengan lingkar kejahatan yang dituduhkan Mueller), ungkap Comey.

Meski tidak menyukai Trump, ia berharap sang presiden terus melanjutkan kepemimpinan tanpa ada pemakzulan. Ia ingin Trump didepak lewat cara resmi, yakni kemenangan dalam pilpres untuk kubu Demokrat.

"Menyingkirkan dengan cara pemakzulan akan memperkeruh (nilai-nilai AS)," tegas Comey.


(WIL)