Pemain NFL Berlutut di Lagu Kebangsaan, Wapres AS Keluar Stadion

Sonya Michaella    •    Senin, 09 Oct 2017 09:22 WIB
amerika serikat
Pemain NFL Berlutut di Lagu Kebangsaan, Wapres AS Keluar Stadion
Aksi berlutut para pemain NFL saat lagu kebangsaan berkumandang. (Foto: Indenpendent)

Metrotvnews.com, Washington: Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence keluar dari stadion dalam pertandingan National Football League (NFL) atau 'walk out' setelah para pemain NFL berlutut saat menyanyikan lagu kebangsaan Amerika.

Aksi berlutut saat lagu the Star Spangled Banner berkumandang merupakan bentuk protes setelah terjadinya beberapa kekerasan yang dilakukan polisi terhadap warga kulit hitam AS. 

Dalam pertandingan yang disaksikan Pence, tampak sejumlah pemain Colts mengenakan kaus bertuliskan "We Will stand for equality, justice, unity, respect, dialogue, opportunity".

Beberapa saat setelah Pence keluar dari stadion, Gedung Putih langsung mengeluarkan pernyataan resminya. Dalam pernyataan itu, Pence mengecam aksi berlutut yang dianggap melecehkan bendera dan lagu kebangsaannya. 


Wapres Mike Pence berdiri saat lagu kebangsaan dinyanyikan/Twitter

"Saya meninggalkan pertandingan Colts karena Presiden Trump dan saya tidak akan menghargai event yang melecehkan tentara kita, bendera kita, atau lagu kebangsaan kita," kata Pence, dikutip AFP, Senin 9 Oktober 2017.

Protes kekerasan polisi terhadap golongan minoritas di Amerika dengan berlutut saat lagu kebangsaan dinyanyikan, berkali-kali dikecam Presiden Donald Trump. Dia pun sampai meminta NFL untuk melarang kegiatan jelang pertandingan itu. 

Namun, permintaan Trump tidak bisa dikabulkan pengelola NFL. Pasalnya ada aturan dalam Amandemen Pertama Konstitusi Amerika Serikat yang melindungi protes warganya. 

Setelah tindakan 'walk out' Pence dari stadion, Trump pun berkoar di akun Twitter pribadinya soal aksi wakil presiden tersebut.

"Saya yang meminta Wapres Pence untuk meninggalkan stadion jika ada pemain yang berlutut, tidak menghormati negara kita. Saya bangga padanya dan Second Lady Karen," tulis Trump.

Usai kejadian ini, Asosiasi Pemain NFL pun mengeluarkan sebuah pernyataan bahwa mereka memberikan dukungannya kepada pemain untuk mengekspresikan pandangan mereka.



(WIL)