Menhan AS Ancam Korut dengan Opsi Militer Besar-besaran

Sonya Michaella    •    Senin, 04 Sep 2017 11:35 WIB
rudal korut
Menhan AS Ancam Korut dengan Opsi Militer Besar-besaran
Menhan AS Jim Mattis dan Jenderal Joseph Dunford, Ketua Kepala Staf Gabungan AS dalam konferensi pers mengenai situasi Korea Utara di luar Gedung Putih di Washington, D.C, 3 September 2017. (Foto: Bloomberg)

Metrotvnews.com, Washington: Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Jim Mattis bersumpah akan memberikan 'balasan' secara militer besar-besaran atas ancaman Korea Utara (Korut) yang baru saja meluncurkan uji coba misil balistik disertai bom hidrogen.

Pernyataan ini disampaikan Mattis di halaman Gedung Putih usai menggelar pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump dan Wapres AS Mike Pence beserta sejumlah penasihat keamanan.

"Presiden juga mendengar saran dari masing-masing penasihat keamanan terutama adanya opsi militer yang tersedia untuk Korut," tegas Mattis, dikutip dari AFP, Senin 4 September 2017.

"Komitmen kami bersama para sekutu juga sangat nyata. Setiap ancaman terhadap AS dan sekutu kami, maka mereka (Korut) akan berhadapan dengan respons militer yang besar," lanjut dia.

AS juga menuntut pemimpin Korut, Kim Jong-un untuk mengindahkan sanksi yang diberikan Dewan Keamanan PBB, serta memperhatikan secara serius posisi AS.

"Kami tidak berniat untuk menghancurkan sebuah negara. Namun, seperti yang telah ditegaskan, AS memiliki banyak opsi untuk melakukan itu," ucap Mattis lagi.

Bahkan, dalam akun Twitter pribadinya,  Trump mengatakan bahwa propaganda dan tindakan Korut semakin membahayakan AS.

"Korut adalah negara jahat yang telah berubah menjadi ancaman besar. Tingkah mereka akan membuat malu sekutunya, Tiongkok," tulis Trump.

Kepada Korea Selatan (Korsel), Trump mengatakan bahwa negara tersebut telah menyadari bahwa segala pembicaraan dengan Korut tidak akan berguna. 





(WIL)