Metro News

Kedatangan Mike Pence Isyaratkan AS Butuh Mitra Strategis

   •    Jumat, 21 Apr 2017 10:32 WIB
indonesia-us
Kedatangan Mike Pence Isyaratkan AS Butuh Mitra Strategis
Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence. (Foto: AP/Mast Irham)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengamat Hubungan Internasional Aleksius Djemadu menilai kedatangan Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence mematahkan asumsi bahwa AS mampu menyelesaikan segala urusan dengan kekuatan sendiri.

Menurut dia, kedatangan Mike ke Indonesia mengisyaratkan bahwa AS masih perlu dukungan sekutu tradisional dan mitra strategis untuk menyelesaikan sejumlah persoalan.

"Indonesia sebagai mitra strategis di Asia Pasifik, Asia Tenggara. Indonesia dipandang sebagai negara yang relatif bebas dari konflik dengan negara-negara sekitar menyangkut wilayah di AS," ujar Aleksius, dalam Metro News, Jumat 21 April 2017.

Kehadiran Mike di Indonesia, kata Aleks, lebih dipandang sebagai orang yang mampu melakukan moderasi terhadap sikap Trump yang lebih realistis dan membumi. 

Aleks berasumsi bahwa salah satu kepentingan AS ke Indonesia adalah Indonesia dilihat sebagai kekuatan di Asia Tenggara yang mampu menyajikan counter perspektif dari konflik di laut Cina Selatan yang tidak mampu diselesaikan oleh AS sendiri. Selain itu, Indonesia dianggap sebagai penentu stabilitas di Asia Tenggara sebagai pemimpin tradisional Asia.

"Jadi perlu ada kekuatan lokal seperti indonesia yang bisa menawarkan perspektif yang mengcounter itu karena kepentingan AS adalah freedom of navigation di sekitar laut Cina Selatan dan AS tidak bisa menjalankannya sendiri tampa dukungan ASEAN terutama Indonesia," jelasnya.

Aleks mengatakan selama ini hubungan Indonesia dengan AS sudah baik sebagai negara terbesar di Asia Tenggara. Hal itu menjadi sebab Trump semakin realistis dalam mendekati negara-negara di Asia Tenggara. 

Dibandingkan dengan negara lain di Asia Tenggara, fakta bahwa Indonesia dikunjungi oleh Pence membuktikan bahwa dalam konstelasi politik Trump, Indonesia menduduki posisi penting dan hal itu harus direspon sesuai kepentingan Indonesia.

"Indonesia itu bermain strategis dan berperan penting dalam berbagai hal. Tidak hanya ekonomi dan stabilitas regional tapi juga perang melawan terorisme Indonesia diakui sebagai kekuatan moderat dan perlu respon positif sesuai kepentingan nasional," kata Aleks.




(MEL)

OKI Didesak Turun Tangan Mengatasi Tragedi Al Aqsa

OKI Didesak Turun Tangan Mengatasi Tragedi Al Aqsa

5 hours Ago

OKI diharapkan aktif menghimpun kekuatan negara-negara lain di dunia untuk menghentikan tindakan…

BERITA LAINNYA