Isu Pasukan AS di Korsel Tidak Dibahas dalam Pertemuan Trump-Kim

Willy Haryono    •    Sabtu, 02 Jun 2018 09:47 WIB
korea utaraAmerika Serikat-Korea Utara
Isu Pasukan AS di Korsel Tidak Dibahas dalam Pertemuan Trump-Kim
Menhan AS James Mattis. (Foto: AFP)

Washington: Topik mengenai pasukan Amerika Serikat yang disiagakan di Korea Selatan "tidak akan diangkat" dalam pertemuan antara Presiden Donald Trump dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un bulan ini.

"Isu itu tidak ada dalam agenda pertemuan di Singapura pada 12 (Juni), dan memang seharusnya juga tidak dimunculkan," ujar Menteri Pertahanan AS James Mattis, seperti dikutip dari AFP, Sabtu 1 Juni 2018.

Saat ini terdapat sekitar 28.500 personel militer AS yang disiagakan di beberapa titik di Korsel. 

Korut mengecam penempatan pasukan tersebut dari waktu ke waktu. Pyongyang juga hampir selalu mengekspresikan kemarahan jika AS dan Korsel melakukan latihan militer gabungan.

Sempat membatalkan rencana pertemuan pada bulan lalu, Trump beberapa kali menegaskan dialog dengan Kim akan terjadi. Kim juga mengungkapkan hal serupa.

Presiden Korsel Moon Jae-in dan Kim sempat bertemu secara mendadak usai pengumuman pembatalan Trump. Keduanya membicarakan mengenai rencana pertemuan AS dengan Korut di Singapura.

Kamis kemarin, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo mengatakan Korut bisa melihat masa depan yang lebih cerah hanya jika mengadvokasi jalan denuklirisasi dan menyerahkan senjata nuklirnya. Dia mengatakan AS melihat visi Korea Utara yang kuat dan makmur.
 
Pompeo lebih lanjut mengatakan bahwa 'kemajuan nyata' sedang dibuat dalam hal rencana pertemuan antara Kim dan Presiden AS Donald Trump dan bahwa AS dan Korut bergerak ke arah yang benar.

 


(WIL)