Trump: Masa Depan Korut Cerah Jika Melakukan Denuklirisasi

Willy Haryono    •    Rabu, 27 Feb 2019 10:45 WIB
amerika serikatdonald trump
Trump: Masa Depan Korut Cerah Jika Melakukan Denuklirisasi
Presiden AS Donald Trump menaiki mobil usai mendarat di Vietnam, 26 Februari 2019. (Foto: AFP/MANAN VATSYAYAN)

Washington: Presiden Amerika Serikat menyebut masa depan Korea Utara akan menjadi cerah dan "luar biasa" jika pemimpin negara tersebut, Kim Jong-un, sepakat menghentikan program nuklir atau denuklirisasi secara menyeluruh.

Pernyataan terbaru dituliskan Trump via Twitter, saat dirinya berada di Hanoi, Vietnam, untuk bertemu Kim dalam Konferensi Tingkat Tinggi kali kedua. Trump dan Kim dijadwalkan bertemu malam ini, Rabu 27 Februari 2019.

"Vietnam berkembang seperti beberapa negara lain di dunia. Korut juga akan menjadi negara seperti itu, dan akan terjadi dalam waktu cepat jika mau melakukan denuklirisasi," sebut Trump, seperti dikutip dari laman AFP.

"Potensi untuk teman saya, Kim Jong-un, sangat LUAR BIASA, sebuah kesempatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kita akan melihatnya sebentar lagi. Sangat menarik!" lanjut dia, yang biasa menggunakan huruf kapital untuk menekankan sesuatu.

Dalam lanjutan tulisannya di Twitter, Trump menyerang Partai Demokrat yang dinilainya selalu mengkritik usaha mendekatkan AS dengan Korut. Seperti sebelum-sebelumnya, ia kembali menyalahkan Barack Obama atas sikap Washington terhadap Pyongyang di masa lalu.

"Demokrat seharusnya berhenti berbicara mengenai apa yang harus saya lakukan terhadap Korut, dan bertanya kepada diri sendiri, kenapa mereka tidak melakukan hal seperti saat ini delapan tahun lalu," ungkap Trump.

KTT Hanoi berlangsung hari ini hingga Kamis 28 Februari. Tujuan dialog adalah mempertegas hasil dari KTT kali pertama di Singapura pada Juni tahun lalu, di mana Trump dan Kim sepakat berjuang bersama menuju denuklirisasi di Semenanjung Korea.

Di hari pertama KTT Hanoi, Trump terlebih dahulu akan bertemu Presiden Vietnam Nguyen Phu Trong. Kim juga dijadwalkan bertemu Presiden Truong setelah Trump.

Trump telah tiba di Hanoi tadi malam. Dari bandara, iring-iringan mobil kepresidenan Trump menuju ke Hotel JW Marriot Hanoi, tempat Trump menginap. Sementara Kim menginap di Hotel Melia Hanoi.
 
Sebelumnya, Gedung Putih menyebut Kim dan Trump dijadwalkan makan malam bersama pada Rabu 27 Februari. Kim datang ke Vietnam dengan menggunakan kereta api, sementara Trump pesawat kepresidenan Air Force One.
 
Hanoi, ibu kota Vietnam telah dijaga ketat sejak sepekan lalu. Menjelang Konferensi Tingkat Tinggi kali kedua antara Trump dan Kim ini, kendaraan umum serta pribadi dilarang melewati sejumlah jalan utama.

Baca: Hotel Tempat Kim Jong-un Menginap Dijaga Ketat


(WIL)


Pilpres AS, Sanders Mulai Kampanye di Brooklyn

Pilpres AS, Sanders Mulai Kampanye di Brooklyn

2 weeks Ago

Bakal calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Bernie Sanders memulai kampanye di tempat…

BERITA LAINNYA