Trump Lirik Mantan Jenderal sebagai Kandidat Menhan

Willy Haryono    •    Senin, 21 Nov 2016 09:34 WIB
donald trump
Trump Lirik Mantan Jenderal sebagai Kandidat Menhan
Presiden terpilih AS Donald Trump (kiri) bersama mantan jenderal James Mattis yang disinyalir akan dijadikan menhan. Keduanya bertemu di klub golf New Jersey, 20 November 2016. (Foto: AFP/Drew Angerer)

Metrotvnews.com, New Jersey: Presiden terpilih Donald Trump mewawancarai sejumlah sosok potensial untuk mengisi kabinetnya untuk kali kedua pada Minggu 20 November. Wawancara dilakukan di klub golf miliknya di New Jersey. 

Seperti dilansir AFP, Trump disinyalir tengah melirik mantan jenderal James "Mad Dog" Mattis untuk menjadi menteri pertahanan. Trump memuji Mattis sebagai "jenderalnya para jenderal."

Pilihan Trump untuk beberapa pos sebelumnya -- jaksa agung, penasihat keamanan dan ketua tim strategis Gedung Putih -- dikritik sejumlah pihak dari kubu Partai Demokrat dan lainnya. Pilihan Trump dianggap kurang tepat karena ada beberapa tokoh kontroversial.

Namun Trump berusaha menenangkan kericuhan dengan mengundang politikus moderat Partai Republik. Ia mewawancarai Mitt Romney yang diisukan akan mengisi pos menteri luar negeri dan juga berbicara empat mata dengan Chris Christie, mantan ketua tim transisi yang dipecat Trump belum lama ini.

"Kita akan menjalani hari yang hebat. Orang-orang hebat berdatangan. Anda akan melihatnya. Orang-orang hebat," ujar Trump kepada awak media. 

Sebelum menerima para tamu, Trump dan wakil presiden terpilih Mike Pence menjalani misa di gereja Presbyterian di wilayah pedesaan New Jersey. 


Trump berjabat tangan dengan Mattis. (Foto: AFP)

Sementara itu media New York Post melaporkan Melania Trump dan anaknya, Barron, akan tetap tinggal di New York ketimbang Gedung Putih. 

Jason Miller, juru bicara Trump, belum mau mengonfirmasi laporan New York Post. Namun ia mengatakan, "tentu ada pertimbangan untuk memutuskan menarik anak mereka yang berumur 10 tahun dari sekolahnya di tengah semester. Miller menyebut pernyataan resmi terkait hal ini akan keluar dalam waktu dekat. 

Melalui akun Twitter, Trump memuji Mattis yang dinilainya berkiprah cemerlang di dunia militer. Ia menyebut pria 66 tahun itu sebagai "jenderal sesungguhnya." 

Mattis adalah mantan jenderal Marine Corps yang memimpin Komando Pusat AS periode 2010-2013. Ia bertanggung jawab dalam penarikan pasukan AS dari Irak dan menangani urusan militer Negeri Paman Sam di Afghanistan. 

Sosok ceria dan gemar membaca buku, Mattis dikenal lewat jargon, "Jadilah sopan, jadilan profesional, tapi milikilah rencana untuk membunuh semua orang yang Anda temui."


(WIL)