Badai Otto Tewaskan Sembilan Orang di Kosta Rika

Sonya Michaella    •    Sabtu, 26 Nov 2016 10:15 WIB
topan badai
Badai Otto Tewaskan Sembilan Orang di Kosta Rika
Badai Otto membawa serta banjir lumpur ke Kosta Rika (Foto:BBC)

Metrotvnews.com, San Jose: Sedikitnya sembilan orang tewas akibat hantaman badai tropis Otto di Kosta Rika. Presiden Luis Guillermo Solis menetapkan tiga hari masa berkabung.

Selain itu, 5.500 warga terpaksa diungsikan. Beberapa kota di Kosta Rika tertutup oleh air dan lumpur serta jembatan-jembatan kecil pun runtuh.

Dilansir BBC, Sabtu (26/11/2016), setelah menghantam Kosta Rika, badai Otto diperkirakan akan menuju ke Nikaragua selatan dengan badai kategori dua.


Jemebatan runtuh akibat badai Otto/BBC

Pusat Topan Nasional mengatakan kekuatan badai tropis Otto semakin melemah dan mulai bergerak ke Samudera Pasifik. Kekuatan tertinggi badai tropis Otto adalah 175 kilometer per jam.

"Badai Otto meninggalkan masalah sulit baik negara kita atau negara lain. Masa pemulihan adalah hal yang sangat sulit," ucap seorang warga kepada BBC.

Korban tewas dilaporkan berada di daerah Bagaces dan Upala, bagian selatan yang berbatasan langsung dengan Nikaragua. Sementara ini tak ada laporan korban dan kerusakan yang terjadi di Nikaragua.

Para pejabat dua negara telah berkomunikasi dan sepakat mengevakuasi daerah yang paling berisiko tinggi serta menutup sejumlah sekolah.

Sebelum menerjang Kosta Rika, badai tropis Otto lebih dulu menyerang Panama dan menewaskan empat orang.

Tak hanya itu, gempa kuat pun sempat mengguncang Nikaragua dan El Salvador, di mana memicu adanya peringatan tsunami. Gempa tersebut berkekuatan 7,0 Skala Richter (SR) yang berasal dari Samudera Pasifik, sekitar 120 kilometer dari lepas pantai El Salvador.

Tidak ada laporan kerusakan atau korban terkait dengan gempa ini, namun media lokal Nikaragua melaporkan seorang wanita meninggal karena serangan jantung setelah mendengar adanya peringatan tsunami.

 


(FJR)