Indonesia Sambut Baik Terpilihnya Sekjen PBB yang Baru

Fajar Nugraha    •    Jumat, 14 Oct 2016 13:53 WIB
pbb
Indonesia Sambut Baik Terpilihnya Sekjen PBB yang Baru
Antonio Guterres, Sekjen PBB terbaru bersama mantan Sekjen PBB Ban Ki-moon (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Jakarta: Indonesia menyambut baik keputusan Majelis Umum PBB, pada 13 Oktober 2016, yang menetapkan Antonio Guterres sebagai Sekjen PBB untuk periode 1 Januari 2017-31 Desember 2021, sesuai rekomendasi Dewan Keamanan PBB (DK PBB). 
 
"Indonesia menghargai proses pemilihan Sekjen PBB kali ini yang lebih terbuka, inklusif dan transparan," pernyataan pihak Kemenlu RI, di situs Kemlu.go.id, Jumat (14/10/2016). 

(Baca: Antonio Guterres Resmi Terpilih sebagai Sekjen PBB).
 
Sebagai negara yang percaya terhadap dan mendukung kerja PBB, Indonesia mengharapkan Sekjen PBB yang baru dapat menjalankan tugas dan mandatnya sesuai dengan Piagam PBB. Selain itu, Indonesia juga berharapa Guteres dapat melaksanakan kepemimpinan yang kuat dan imparsial, serta menunjukkan independensi, akuntabilitas, dan integritas yang tinggi.
 
Menempatkan pencegahan konflik sebagai agenda utama PBB di bidang perdamaian dan keamanan, serta mendorong implementasi Agenda 2030, Addis Ababa Action Agenda, dan Paris Climate Agreement, melalui advokasi, dukungan PBB yang terkoordinasi baik, dan kemitraan yang lebih erat, bisa menjadi perhatian utama dari Guterres.
 
Pemerintah juga berharap PBB di bawah kepemimpinan Guterres bisa mengadopsi pendekatan baru untuk merespon secara efektif krisis kemanusiaan, seraya memperkuat upaya pencegahan dan perlindungan.
 
Meningkatkan kualitas pasukan misi pemeliharaan perdamaian PBB dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks di berbagai belahan dunia, tentunya bisa menjadi perhatian Guterres.
 
Indonesia juga mengharapkan mantan PM Portugal itu mampu mendorong reformasi Sekretariat PBB untuk meningkatkan akuntabilitas, efektifitas dan efisiensi dalam mendukung negara anggota dalam implementasi komitmen dan agenda global.
Antonio Guteres bersama Ban Ki-Moon (Foto: AFP)
 
 
"Indonesia senantiasa siap bekerjasama dengan Sekretaris Jenderal PBB baru dalam menjaga perdamaian dan ketertiban dunia konsisten dengan UUD 1945," tegas pihak Kemenlu RI.

Guterres, 67, yang memimpin UNHCR, badan pengungsi PBB, selama 10 tahun, dipilih di antara 13 kandidat pekan lalu. Dia mengatakan kepada BBC bahwa mengakhiri perang saudara di Suriah akan menjadi tantangan terbesar.
 
Dia mengatakan, dunia sedang menghadapi waktu yang rawan dan ia ingin melihat orang-orang di seluruh dunia bekerja sama untuk mencapai masa depan yang lebih aman.

 
 

 


(FJR)

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

4 hours Ago

Perdana Menteri Italia Metteo Renzi mundur dari jabatannya setelah gagal menang dalam referendum…

BERITA LAINNYA